Kompas.com - 19/09/2020, 06:03 WIB
Ilustrasi vitamin C ShutterstockIlustrasi vitamin C

KOMPAS.com - Vitamin C adalah salah satu zat gizi penting untuk kesehatan dan menunjang tumbuh kembang anak.

Di masa tumbuh kembangnya, anak memerlukan asupan vitamin C karena tubuhnya tidak bisa memproduksi zat gizi tersebut secara mandiri.

Untuk itu, orangtua perlu memastikan gizi buah hatinya terpenuhi, termasuk vitamin C.

Baca juga: 10 Daftar Buah dan Sayur dengan Kandungan Vitamin C Tertinggi

Manfaat vitamin c

Melansir Cleveland Clinic, vitamin C adalah antioksidan penting untuk menjaga kesehatan secara keseluruhan.

Antioksidan membantu meningkatkan sistem daya tahan tubuh sekaligus mengurangi kerusakan sel akibat radikal bebas.

Selain menunjang sistem imun, manfaat vitamin C yang tak kalah penting di antaranya:

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

  • Membantu memelihara seluruh jaringan tubuh
  • Neurotransmiter atau pemberi sinyal pada sistem saraf
  • Mendukung metabolisme dengan memecah lemak untuk dijadikan enegi
  • Menjaga tulang dan gigi agar tetap sehat

Dengan segudang manfaat vitamin C untuk tubuh, pastikan kebutuhan vitamin C terpenuhi.

Baca juga: Makanan yang Mengandung Vitamin C dan E

Kebutuhan vitamin C anak setiap hari

IlustrasiShutterstock Ilustrasi
Dosis atau kebutuhan vitamin C setiap orang berbeda-beda, tergantung usia dan kondisi kesehatan masing-masing.

Dilansir dari Baby Centre, kebutuhan vitamin C anak untuk usia 1-3 tahun yakni 15 miligram per hari.

Sedangkan anak usia 4-8 tahun dosis vitamin C yang disarankan sebanyak 25 miligram per hari.

Kendati penting bagi tubuh, konsumsi vitamin C tak boleh berlebihan.

Melansir Medical News Today, terlalu banyak asupan vitamin C dapat menyebabkan diare, mual, kembung, dan sakit perut.

Baca juga: Vitamin C Sebaiknya Diminum Kapan?

Berikut batas aman konsumsi vitamin C untuk bayi dan anak-anak setiap hari:

  • Anak usia 1-3 tahun : 400 miligram
  • Anak usia 4-8 tahun: 650 miligram
  • Anak usia 9-13 tahun: 1.200 miligram
  • Anak usia 14-18 tahun: 1.800 miligram

Sebagai catatan, rekomendasi dosis dan batas aman vitamin C untuk anak tersebut berlaku untuk anak dalam kondisi sehat.

Baca juga: Konsumsi Sayur dan Buah Kaya Vitamin C Berikut untuk Imun

Tanda anak kekurangan vitamin C

Ilustrasi vitamin CSHUTTERSTOCK/Pixelbliss Ilustrasi vitamin C
Kekurangan vitamin C dapat mengganggu kesehatan dan tumbuh kembang anak tidak optimal.

Untuk mendiagnosis anak kekurangan vitamin C, dokter biasanya merekomendasikan tes darah.

Tanda anak kekurangan vitamin C yang kerap muncul adalah penyakit kudis.

Beberapa gejalanya antara lain muncul bintik cokelat kecil pada kulit, kulit kasar, gusi kerap berdarah, lemah, luka susah sembuh, dan nyeri tulang.

Kekurangan vitamin C akut juga dapat menyebabkan gangguan saraf dan kejang.

Baca juga: Hati-hati, Konsumsi Vitamin Dosis Tinggi Bisa Berbahaya bagi Tubuh

Pastikan kebutuhan vitamin C anak tercukupi. Salah satu caranya dengan memberikan makanan kaya vitamin C seperti jeruk, kiwi, stroberi, brokoli, tomat, dan paprika.

Penting bagi setiap anak diberi makanan dengan gizi lengkap dan seimbang agar nutrisinya terpenuhi.

Para orangtua tak boleh sembarangan memberikan suplemen vitamin untuk anak-anak, termasuk vitamin C.

Agar aman, pastikan untuk selalu berkonsultasi lebih dulu ke dokter.


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X