Kompas.com - 21/09/2020, 15:05 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi

KOMPAS.com - Saat hanya memiliki waktu singkat untuk berolahraga, tak jarang kita tergoda untuk melewatkan pemanasan.

Bahkan, para atlet dan beberapa orang juga melewatkan waktu pemanasan karena ingin mengejar intensitas olahraga.

Ya, pemanasan kerap diabaikan oleh banyak orang sebelum berolahraga karena cukup memakan waktu.

Baca juga: Makanan Terbaik yang Perlu Dikonsumsi Sebelum Olahraga

Namun, apakah efek buruk bagi orang yang berolahraga tanpa pemanasan?

Melansir dari Mayo Clinic, pemanasan memang menambah beberapa menit pada rutinitas olahraga tapi kebiasaan ini juga dapat mengurangi stres pada jantung dan otot lain.

Pemanasan sebelum Anda berolahraga, terutama sebelum melakukan aktivitas berat, memiliki manfaat fisiologis, dan seringkali psikologis yang sangat nyata.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pemanasan biasanya melibatkan aktivitas dengan kecepatan yang lebih lambat dan intensitas lebih rendah.

Pemanasan secara bertahap membantu meningkatkan sistem kardiovaskular dengan meningkatkan suhu tubuh dan aliran darah ke otot.

Tak hanya jantung, pemanasan juga mempersiapkan paru-paru dan otot Anda untuk fase olahraga yang lebih berat.

Manfaat pemanasan sebelum olahraga

Merangkum dari Verywell Fit, berikut adalah hal spesifik tentang apa yang terjadi pada tubuh Anda selama pemanasan:

1. Suhu otot meningkat

Otot yang hangat berkontraksi lebih kuat dan lebih cepat rileks, mengurangi risiko otot meregang berlebihan dan menyebabkan cedera.

Suhu tubuh Anda secara keseluruhan juga meningkat, yang meningkatkan elastisitas otot. Hal ini dapat meningkatkan kecepatan dan kekuatan.

Baca juga: 7 Olahraga Terbaik untuk Penderita Diabetes

2. Suhu darah naik

Suhu darah meningkat saat mengalir melalui otot.

Saat suhu darah naik, pengikatan oksigen ke hemoglobin melemah sehingga oksigen lebih siap tersedia untuk otot yang bekerja, yang dapat meningkatkan daya tahan.

3. Pembuluh darah membesar

Ini meningkatkan aliran darah dan mengurangi tekanan pada jantung.

4. Rentang gerakan meningkat

Pemanasan memungkinkan sendi besar Anda (seperti bahu dan lutut) mencapai potensi gerakan maksimalnya.

5. Anda terhindar dari kepanasan

Dengan mengaktifkan mekanisme pembuangan panas dalam tubuh, tubuh Anda dapat mendingin secara efisien dan membantu mencegah kepanasan sejak dini.

Selama aktivitas aerobik yang berat, seperti lomba lari atau bersepeda, hal ini sangat penting.

6. Terjadi perubahan hormonal

Tubuh Anda meningkatkan produksi berbagai hormon, termasuk kortisol dan epinefrin, yang bertanggung jawab untuk mengatur produksi energi.

Selama pemanasan, keseimbangan hormon ini membuat lebih banyak karbohidrat dan asam lemak tersedia untuk produksi energi.

Baca juga: 4 Olahraga Terbaik untuk Obat Penghilang Stres

7. Persiapan mental

Pemanasan juga merupakan waktu yang tepat untuk mempersiapkan mental untuk suatu acara dengan menjernihkan pikiran, meningkatkan fokus, dan meninjau keterampilan dan strategi.

Citra positif juga dapat membuat Anda rileks dan membangun konsentrasi untuk melakukan sebuah kompetisi.

Cara pemanasan yang tepat

Hal yang perlu diingat dari pemanasan adalah hal ini tidak dimaksudkan untuk menguras energi tapi membuat Anda merasa lebih baik, membuka aliran darah, dan mempersiapkan otot Anda.

Beberapa tips melakukan pemasanan dengan benar sebelum berolahraga yang bisa Anda ikuti dikutip dari US News:

1. Lakukan dengan pendek dan ringan

American College of Sports Medicine merekomendasikan melakukan pemanasan harus lambat dan mudah. Anda bisa melakukan jalan cepat, jogging ringan atau bersepeda santai selama 10 sampai 15 menit.

Tujuan dari pemanasan adalah mengeluarkan keringat awal.

Aturan praktis yang baik: lakukan pemanasan skeitar 30 persen dari intensitas olahraga.

2. Peregangan dinamis

Lakukan gerakan kecil yang mudah dilakukan seperti memutar panggul, memutar leher, memutar lengan, berjalan dengan menendang, dan gerakan-gerakan lain yang meragangkan otot secara aktif.

Lakukan peregangan dinamis, yang melibatkan gerakan terus-menerus melalui berbagai gerakan.

Beberapa contoh termasuk membuat lingkaran lengan besar di kedua arah, menendang kaki Anda ke depan, atau menyentuh jari kaki dan mengarahkan tangan ke atas.

Baca juga: 10 Tips Mencegah Cedera Saat Olahraga

3. Lakukan sesuai jenis olahraga yang akan Anda lakukan

Lakukan pemanasan yang sesuai dengan jenis olahraga yang akan dilakukan. Tentu pemanasan angkat beban berbeda dengan olahraga kardio.

Jika Anda bersiap untuk olahraga lari coba lakukan jalan cepat. Sedangkan untuk aktivitas seperti angkat beban, Anda bisa melakukan gerakan tanpa menggunakan beban.

4. Fokus

Pemanasan adalah sarana persiapan metal yang baik. Banyak penelitian psikologi yang menunjukkan citra mental pada dasarnya memvisualisasikan bagaimana Anda berhasil di lapangan.

Untuk itu, pemanasan juga cara untuk melatih fokus Anda sebelum melakukan olahraga.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kenali Apa itu Infeksi Liver, Gejala, Penyebab, Cara Mengobatinya

Kenali Apa itu Infeksi Liver, Gejala, Penyebab, Cara Mengobatinya

Health
Coccidioidomycosis

Coccidioidomycosis

Penyakit
7 Nutrisi yang Baik untuk Kesehatan Mata, Bukan Hanya Vitamin A

7 Nutrisi yang Baik untuk Kesehatan Mata, Bukan Hanya Vitamin A

Health
Prolaktinoma

Prolaktinoma

Penyakit
Berapa Lama Normalnya Wanita Mengalami Menstruasi?

Berapa Lama Normalnya Wanita Mengalami Menstruasi?

Health
Penis Bengkok

Penis Bengkok

Penyakit
Tentang Covid-19 varian Omicorn yang Harus Kamu Tahu

Tentang Covid-19 varian Omicorn yang Harus Kamu Tahu

Health
Labirinitis

Labirinitis

Penyakit
15 Gejala Blefaritis (Radang Kelopak Mata) yang Perlu Diwaspadai

15 Gejala Blefaritis (Radang Kelopak Mata) yang Perlu Diwaspadai

Health
Bipolar

Bipolar

Penyakit
11 Penyebab Bulu Mata Memutih, Bukan Hanya Penuaan

11 Penyebab Bulu Mata Memutih, Bukan Hanya Penuaan

Health
Penyakit Graves

Penyakit Graves

Penyakit
12 Penyebab Pembekuan Darah di Otak

12 Penyebab Pembekuan Darah di Otak

Health
Trypophobia

Trypophobia

Penyakit
4 Pantangan Makanan untuk Penderita Penyakit Prostat

4 Pantangan Makanan untuk Penderita Penyakit Prostat

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.