Kompas.com - 04/10/2020, 19:34 WIB

Namun, risiko radang sendi mungkin berbeda, tergantung tipe diabetes yang dialaminya.

Artritis reumatoid dan diabetes tipe 1

Baik rheumatoid arthritis dan diabetes tipe 1 adalah gangguan autoimun.
Kedua kondisi ini sama-sama menyerang bagian tubuh yang sehat.

Pada penderita rheumatoid arthritis, sistem kekebalan menyerang jaringan di persendian, menyebabkan pembengkakan, nyeri, dan kelainan bentuk.

Pada penderita diabetes tipe 1, sistem kekebalan menyerang pankreas, menghentikan produksi insulin.

Rheumatoid arthritis dan diabetes tipe 1 sama-sama menyebabkan peradangan.

Penderita rheumatoid arthritis dan diabetes tipe 1.

Osteoartritis dan diabetes tipe 2

Diabetes tipe 2 sangat terkait dengan kelebihan berat badan atau obesitas yang turut meningkatkan risiko terkena osteoartritis.

Osteoartritis merupakan peradangan sendi karena adanya tekanan ekstra, terutama di bagian tubuh bawah.

Kabar baiknya, risiko ini bisa kita minimalisir dengan menjaga berat badan ideal, melalui pola makan sehat dan rutin olahraga.

Baca juga: Alasan Luka Susah Sembuh pada Penderita Diabetes

Cara mengatasi

Mengonsumsi obat antiinflamasi yang dijual bebas, seperti ibuprofen, seringkali dapat mengurangi nyeri dan pembengkakan pada persendian.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.