Kompas.com - 04/10/2020, 21:02 WIB
ilustrasi sariawan shutterstockilustrasi sariawan

Bahan iritan seperti gigi palsu patah atau tembakau dapat menyebabkan pertumbuhan sel berlebih dan menghasilkan tambalan ini.

Kebiasaan mengunyah bagian dalam pipi atau bibir juga bisa memicu terjadinya leukoplakia.

Paparan zat karsinogenik dapat pula menyebabkan bercak ini berkembang.

Tambalan ini menandakan bahwa jaringan tersebut tidak normal dan bisa menjadi ganas.

Leukoplakia pada umumnya berkembang perlahan, selama beberapa minggu atau bulan.

3. Rasakan sakitnya

Luka sariawan seringkali begitu menyakitkan, meski ukuranya kecil.

60% keuntungan dari artikel Health disalurkan untuk warga terdampak Covid-19.

Bagikan artikel-artikel Health yang bermanfaat di media sosial agar lebih banyak warga terbantu. — Bagikan artikel ini

5 Cara Membedakan Sariawan dan Kanker Mulut
Mengenal cara membedakan sariawan dan kanker mulut penting sebagai langkah antisipasi awal adanya penyakit kanker mulut yang mematikan.
Bagikan artikel ini melalui

Kondisi itu lain dengan luka yang mengarah pada tanda kanker mulut.

Pada tahap awal, kanker mulut malah jarang menimbulkan rasa sakit atau rasa sakitnya tidak signifikan, padahal ukurannya cukup besar lebih dari 1 cm.

4. Raba sekitar luka sariawan

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X