Kompas.com - 09/10/2020, 09:26 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi

"Menyembuhkan PPOK mungkin hal yang mustahil tetapi ada banyak cara untuk mengontrol gejala dan mencegah kerusakan lebih lanjut," ucapnya.

Salah satu cara untuk mengontrol gejala PPOK adalah dengan menjauhi gaya hidup merokok, menerapkan pola makan sehat, dan rutin olahraga.

Melakukan vaksin influenza dan pneumonia juga perlu untuk mencegah penyakit serius yang memicu PPOK.

Selain itu, pasien PPOK juga perlu mengonsumsi obat tertentu untuk menghindari komplikasi.

Obat yang diberikan oleh dokter biasanya berupa inhaler untuk membuka saluran udara atau mengurangi peradangan saluran napas.

Dokter juga bisa memberikan oksigen tambahan, dan infus alfa-1-antitripsin jika pasien mengalami defisiensi bawaan.

Untuk mengurangi peradangan, dokter bisa memberikan enzim PDE4.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

3. Percuma berhenti merokok Setelah didiagnosis PPOK

Banyak orang berpikir tidak ada manfaatnya berhenti merokok ketika sudah didiagnosis mengalami PPOK.

Faktanya, tidak ada kata terlambat untuk berhenti merokok.

"Bagaimanapun juga, berhenti merokok sangat efektif untuk memperlambat perkembangan penyakit," ucap Nicolakis.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X