Waspadai, 5 Masalah Kulit Akibat Diabetes

Kompas.com - 14/10/2020, 16:35 WIB
Ilustrasi diabetes ThinkstockIlustrasi diabetes

KOMPAS.com - Penderita diabetes juga rawan mengalami berbagai gangguan pada kulit mereka.

Bahkan, data dari American Diabetes Association menyebut gangguan pada kulit sebagai salah satu tanda awal diabetes tipe 2.

Diabetes bisa memicu hiperglikemia atau naiknya kadar glukosa dalam darah.

Biasanya, hal ini terjadi karena sirkulasi tubuh yang buruk sehingga aliran darah ke kulit pun terhambat.

Baca juga: Bahaya Asam Lambung Terlalu Rendah dan Cara Mengatasinya

Kondisi ini juga bisa menyebabkan kerusakan pembuluh darah dan saraf serta menurunkan kemampuan tubuh dalam melawan infeksi.

Di sisi lain, buruknya sirkulasi dalam tubuh juga bisa menyebabkan perubahan pada kolagen kulit.

Alhasil, tekstur, penampilan, dan kemampuan kulit menyembuhkan diri dari luka pun terganggu.

Buruknya sirkulasi tubuh akibat diabetes juga bisa mengganggu kemampuan kulit untuk mengeluarkan keringan.

Hal ini juga dapat meningkatkan sensitifitas kulit pada suhu dan tekanan.

Berikut berbagai penyakit kulit yang rentan dialami penderita diabetes:

1. Scleroderma

Meskipun jarang, masalah kulit ini rentan terjadi pada penderita diabetes tipe 2.

Kondisi ini menyebabkan penebalan kulit di bagian belakang leher dan punggung atas.

2. Vitiligo

Vitiligo sering terjadi pada penderita diabetes tipe 1. Penyakit ini membuat pigmen kulit rusak sehingga menyebabkan bercak yang mengubah warna kulit.

Vitiligo seringkali terjadi di area dada, perut, wajah di sekitar mulut, lubang hidung, dan mata.

Penderita vitiligo sebaiknya menggunakan tabir surya dengan SPF 30 atau lebih tinggi untuk mencegah sengatan matahari pada kulit yang bisa memicu perubahan warna.

3. Akantosis nigrikans

Akantosis nigrikans adalah masalah kulit yang mengakibatkan penggelapan dan penebalan pada area kulit tertentu terutama pada lipatan kulit.

Selain diabetes, penyakit ini juga sering terjadi pada orang yang kelebihan berat badan.

Biasanya, hal ini terjadi karena adanya resistensi insulin di kulit.

Baca juga: Apakah Tisu Basah Efektif untuk Basmi Virus Corona?

4. Necrobiosis lipoidica diabeticorum

Necrobiosis lipoidica diabeticorum merupakan komplikasi diabetes akibat perubahan kolagen dan kandungan lemak di bawah kulit.

Gangguan ini menebabkan lapisan kulit menipis san memerah seperti lesi.Kondisi ini juga bisa memicu rasa gatal dan nyeri.

5. Dermopati diabetik

Dermopati diabetik muncul dalam bentuk lesi atau bercak cokelat pada kulit bagian atas.

Gangguan ini berkembang akibat perubahan pada pembuluh darah yang mensuplai kulit.


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X