Kompas.com - 18/10/2020, 06:00 WIB

Olahraga, penggunaan pil KB, dan stres emosional juga dapat menyebabkan keluarnya cairan keputihan.

Keputihan normal juga dapat terjadi setidaknya 6 bulan sebelum wanita mengalami menstruasi untuk pertama kalinya.

Kondisi ini dipengaruhi pula oleh perubahan hormon di dalam tubuh.

Keputihan yang tidak normal biasanya disebabkan oleh infeksi.

Baca juga: 3 Penyebab Pubertas Dini pada Anak Gadis yang Perlu Diwaspadai

2. Vaginosis bakterialis

Vaginosis bakterialis adalah infeksi bakteri yang cukup umum terjadi pada wanita.

Vaginosis bakterialis bisa dialami wanita karena terganggunya keseimbangan flora normal di dalam vagina.

Pada umumnya, tubuh wanita memiliki bakteri baik yang berfungsi melindungi tubuh dari bakteri jahat yang dapat menyebabkan infeksi.

Tapi, pada penderita vaginosis bakterialis, jumlah bakteri baik di dalam vagina berkurang, sehingga tidak mampu melawan infeksi.

Kondisi ini dapat menyebabkan peningkatan keputihan yang memiliki bau menyengat, busuk, dan terkadang amis, meskipun jarang menimbulkan gejala dalam beberapa kasus.

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.