Makan Pedas Saat Hamil Bisa Picu Keguguran, Mitos atau Fakta?

Kompas.com - 12/11/2020, 14:04 WIB
Ilustrasi makanan pedas AlexPro9500Ilustrasi makanan pedas

KOMPAS.com - Kehamilan terkadang membuat seorang wanita mendambakan banyak hal yang bisa tidak masuk akal, termasuk tiba-tiba ingin makan pedas.

Kondisi ini terbilang wajar.

Ngidam biasanya berkaitan dengan perubahan hormon yang terjadi selama kehamilan.

Di awal kehamilan, hormon bHCG akan meningkat.

Baca juga: 6 Manfaat Makanan Pedas, Redakan Pilek hingga Cegah Penyakit Jantung

Hormon ini berfungsi untuk meindungi dan membantu perkembangan dan pertumbuhan janin sampai plasenta terbentuk.

Plasenta akan selesai terbentuk sampai dengan usia kehamilan 16 minggu, sehingga otomatis hormon bHCG akan terus meningkat sampai usia kehamilan tersebut.

Peningkatan hormon ini biasanya akan menimbulkan efek samping, yakni rasa mual dan muntah.

Untuk mengatasi keluhan ini, maka banyak ibu hamil bisa secara spontan ingin mencari makanan yang dapat menghilangkannya, salah satunya lewat makanan pedas maupun asam.

Tapi di sisi lain, ibu hamil mungkin pernah mengalami kekhawatiran mengenai adanya anggapan bahwa makanan pedas dapat memicu keguguran dan membahayakan tumbuh kembang bayi.

Benarkah hal tersebut?

Halaman:

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X