Kompas.com - 19/12/2020, 18:00 WIB
Ilustrasi multitasking, bekerja sambil makan grinvaldsIlustrasi multitasking, bekerja sambil makan

KOMPAS.com - Bisa melakukan banyak hal dalam satu waktu mungkin terdengar menyenangkan.

Pekerjaan menjadi cepat selesai dan kita bisa segera beristirahat. Bahkan, kita tanpa sadar seringkali melakukan banyak hal dalam satu waktu.

Misalnya, membaca buku sembari bermain ponsen dan mendengarkan musik atau mengerjakan tugas kantor sembari menonton televisi atau menemani anak belajar.

Di dunia yang serba cepat ini, kemampuan multitasking nampaknya menjadi hal yang sangat diperlukan.

Baca juga: Makanan yang Dianjurkan dan Harus Dihindari Penderita Tipes

Sayangnya, para ahli menyatakan kemampuan multitasking justru membuat produktivitas kita menurun.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Riset menunjukan multitasking justru mengurangi produktivitas. Penelitian yang dilakukan psikolo Robert Rogers dan Stephen Monsell, misalnya. Penelitian yang mereka lakukan justru membuktikan multitasking membuat orang menyelesaikan pekerjaan lebih lama.

Penelitian lain yang dilakukan Joshua Rubinstein, Jeffrey Evans, dan David Meyer, menemukan bahwa orang kehilangan banyak waktu karena mereka mengerjakan banyak tugas dalam satu waktu dan tugas yang dilakukan semakin terasa susah.  

Mengapa multitasking berbahaya?

Memiliki kemampuan multitasking nampaknya membantu kita untuk menyelesaikan banyak hal pada waktu yang sama.

Kenyataanya, yangkita lakukan hanyalah mengalihkan perhatian dan fokus dari satu tugas ke tugas berikutnya.

Hal ini justru menyulitkan kita untuk mengatasi gangguan dan bisa memicu blok mental.

Riset yang dilakukan peneliti dari University of Sussex juga membuktikan bahwa orang yang terbiasa multitasking justru memiliki kepadatan otak yang lebih sedikit di anterior cingulate cortex.

Anterior cingulate cortex adalah wilayah yang bertanggung jawab atas empati serta kontrol kognitif dan emosional.

Meminimalisir dampak multitasking

Karena dampaknya yangbisa bersifat permanen, sebisa mungkinkita harus melakukan langkah pencegahan.

Untuk mencegah efek multitasking, kita bisa menerapkan langkah berikut:

- Batasi hal yang Anda lakukan dalam satu waktu

Batasi hal yang Anda lakukan pada waktu tertentu menjadidua tugas saja.

Cara ini sangat penting agar pikiran lebih fokus dan hasil pekerjaan lebih memuaskan.

Baca juga: 4 Cara Mudah Menjaga Kesehatan Tulang

- Gunakan aturan 20 menit

Daripada beralih dari satu tugas ke tugas lain, cobalah untuk sepenuhnya mencurahkan perhatian kita padasatu tugas selama 20 menit sebelum beralih ke tugas lainnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Fibroid Rahim

Fibroid Rahim

Penyakit
4 Cara Meningkatkan Hemoglobin dalam Darah

4 Cara Meningkatkan Hemoglobin dalam Darah

Health
Nyeri Panggul

Nyeri Panggul

Penyakit
7 Cara Mengobati Prostatitis dengan Obat, Perawatan Medis, dan Alami

7 Cara Mengobati Prostatitis dengan Obat, Perawatan Medis, dan Alami

Health
Nyeri Dada

Nyeri Dada

Penyakit
17 Penyebab Sel Darah Putih Tinggi, Bisa Tanda Infeksi sampai Kanker

17 Penyebab Sel Darah Putih Tinggi, Bisa Tanda Infeksi sampai Kanker

Health
Hernia Hiatus

Hernia Hiatus

Penyakit
Mual Muntah Tanda Kehamilan, Apakah Bisa Jadi Berbahaya?

Mual Muntah Tanda Kehamilan, Apakah Bisa Jadi Berbahaya?

Health
Batuk Kering

Batuk Kering

Penyakit
Minum Air Dingin Setiap Hari, Apakah Buruk bagi Kesehatan?

Minum Air Dingin Setiap Hari, Apakah Buruk bagi Kesehatan?

Health
Katatonia

Katatonia

Penyakit
Tak Hanya Kanker, Ini 3 Penyebab Munculnya Benjolan di Tubuh

Tak Hanya Kanker, Ini 3 Penyebab Munculnya Benjolan di Tubuh

Health
Aneurisma Aorta Abdominalis

Aneurisma Aorta Abdominalis

Penyakit
Penyebab Bisul dan Faktor Risikonya

Penyebab Bisul dan Faktor Risikonya

Health
Pleuritis

Pleuritis

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.