Kompas.com - 20/12/2020, 18:00 WIB

KOMPAS.com - Sudah banyak riset ilmiah membuktikan bahaya stes bagi kondisi kesehatan fisik kita, salah satunya meningkatkan risiko diabetes.

Stres bisa memengaruhi kadar gula darah yang merupakan salah satu faktor risiko diabetes.

Di sisi lain, mengalami diabetes juga bisa menjadi penyebab stres. Kondisi ini bisa menjadi lingkaran setan yang berbahaya.

Kita memang tidak bisa menghindari situasi stres yang bisa datang kapan saja dalam hidup.

Namun, ada beberapa langkah yang bisa membantu kita untuk meminimalisir dampaknya.

Baca juga: Meditasi Ampuh Redakan Sakit dan Nyeri, Begini Cara Melakukannya

Pengaruh stres pada diabetes

Saat stres, tubuh akan melepaskan hormon kortisol dan adrenalin. Hal ini berguna untuk memberi energi tubuh untuk merespon situasi penyebab stres tersebut.

Sayangnya, hormon kortisol dan adrenalin bisa memicu resistensi insulit.

Akibatnya, energi tidak bisa masuk ke dalam sel dan terjadilah penumpukan kadar gula dalam darah.

Di sisi lain, diabetes seringkali menjadi pemicu stres. Menderita diabetes membuat kita harus ekstra hati-hati pada apa yang kita makan dan aktivitasyang kita lakukan pun perlu dikontrol sedemikian rupa.

Tentunya, hal ini seringkali membuat pasien merasa stres yang bisa meningkatkan perkembangan gejala.

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.