Kompas.com - 20/12/2020, 16:00 WIB
Ilustrasi malas bangun tidur amenic181Ilustrasi malas bangun tidur

KOMPAS.com - Apakah Anda pernah disibukan oleh pekerjaan atau aktivitas lain hingga menunda-nunda bahkan melupakan tugas utama?

Jika itu pernah terjadi, bisa dibilang Anda sedang mengalami prokrastinasi.

Prokrastinasi berbeda dengan kemalasan. Orang yang melakukan prokrastinasi biasanya memilih untuk mengerjakan tugas lain yang tidak perlu.

Misalnya, jika kita memiliki tugas kantor yang tenggat waktunya sudah dekat, kita justru lebih memilih bersih-bersih rumah atau melakukan pekerjaan lain yang tidak ada kaitannya dengan tugas utama yang mesti kita lakukan.

Sedangkan pemalas, biasanya memilih mengabaikan tugas utamanya tanpa melakukan hal lain.

Seseorang melakukan prokrastinasi karena ingin menghindari konflik dan tidak memiliki tujuan yang jelas.

Sejumlah 60% keuntungan dari artikel Health Kompas.com disalurkan untuk warga terdampak Covid-19.

#JernihkanHarapan dengan membagikan artikel-artikel Health Kompas.com yang bermanfaat di media sosial agar lebih banyak warga terbantu. — Bagikan artikel ini

Prokrastinasi atau Menunda Pekerjaan Bisa Sebabkan Masalah Kesehatan
Berbeda dengan malas, orang yang melakukan prokrastinasi biasanya memilih untuk mengerjakan tugas lain yang tidak perlu. Bagaimana cara mengatasinya?
Bagikan artikel ini melalui

Baca juga: Meditasi Ampuh Redakan Sakit dan Nyeri, Begini Cara Melakukannya

Mengapa orang melakukan prokrastinasi?

Menurut konselor kesehatan mental dari New York, Shefali Raina, prokrastinasi berkaitandengan sistem otak manusia yang menangani emosi dan ingatan.

"Salah satu bagian otak, yang disebut amigdala, pada orang yang suka menunda-nunda biasanya lebih besar dan terlalu aktif," ucap Raina.

Amigdala yang terlalu aktif bisa memicu kecemasan akan konsekuensi negatif dari suatu tindakan.

"Cara tercepat untuk mengatasi kecemasan itu adalah dengan menunda tindakan atau tugas yang memicu kecemasan itu," tmabahnya.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gusi Berdarah

Gusi Berdarah

Penyakit
17 Kebiasaan Buruk yang Bisa Merusak Jantung

17 Kebiasaan Buruk yang Bisa Merusak Jantung

Health
Nyeri Punggung

Nyeri Punggung

Penyakit
13 Gejala Pembengkakan Hati yang Perlu Diwaspadai

13 Gejala Pembengkakan Hati yang Perlu Diwaspadai

Health
Osteomalasia

Osteomalasia

Penyakit
4 Cara Menghilangkan Lemak Perut Saran Ahli

4 Cara Menghilangkan Lemak Perut Saran Ahli

Health
Sakit Gigi

Sakit Gigi

Penyakit
Pendarahan Otak Bisa Menyebabkan Kematian, Cegah dengan Cara Berikut

Pendarahan Otak Bisa Menyebabkan Kematian, Cegah dengan Cara Berikut

Health
Anodontia

Anodontia

Penyakit
Mengapa Demam Bisa Membahayakan Pasien Kanker?

Mengapa Demam Bisa Membahayakan Pasien Kanker?

Health
Sakit Kepala Tegang

Sakit Kepala Tegang

Penyakit
Memahami Penyebab dan Gejala Infeksi Usus Buntu

Memahami Penyebab dan Gejala Infeksi Usus Buntu

Health
Inkompatibilitas ABO

Inkompatibilitas ABO

Penyakit
3 Aktivitas yang Membawa Risiko Tinggi Covid-19

3 Aktivitas yang Membawa Risiko Tinggi Covid-19

Health
3 Perubahan Pada Kuku yang Menandakan Anda Pernah Terpapar Covid-19

3 Perubahan Pada Kuku yang Menandakan Anda Pernah Terpapar Covid-19

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.