Bunion (Benjolan Pada Kaki): Penyebab, Cara Mencegah, dan Mengatasi

Kompas.com - 09/01/2021, 20:00 WIB
Ilustrasi kaki shutterstockIlustrasi kaki

KOMPAS.com - Pernahkan Anda memiliki tonjolan di bagian sendi pangkal jempol kaki?

Tonjolan di bagian sendi pangkal jempol kaki juga dikenal dengan istilah bunion. Bunion memang tidak berbahaya.

Akan tetapi, lambat laun bunion menyebabkan ujung jempol kaki tertarik ke arah jari-jari kaki yang lebih kecil dan menyebabkan sendi di pangkal jempol kaki menonjol.

Bunion juga bisa menyebabkan area kulit di sekitarnya menjadi merah dan perih.

Baca juga: 4 Kelompok Orang yang Tidak Boleh Mendapatkan Vaksin Covid-19

Penyebab bunion

Biasanya, bunion terjadi karena pemakaian sepatu yang jetat dan sempit.

Namun, bunion juga bisa terbentuk karena kelainan dari bentuk kaki atau kondisi medis, seperti artritis.

Berdiri dalam waktu yang terlalu lama juga bisa menyebabkan munculnya bunion.

Gejala

Menurut data Mayo Clinic, gejala munculnya bunion antara lain:

  • Benjolan yang menonjol di bagian luar pangkal jempol kaki.
  • Pembengkakan, kemerahan atau nyeri di sekitar sendi jempol kaki
  • Kapalan.
  • Sakit atau nyeri yang datang dan pergi
  • Gerakan jempol kaki menjadi terbatas.

Apakah bunion memerlukan penanganan dokter?

Bunion yang tak segera ditangani memang bisa menyebabkan kelainan bentuk pada kaki.

Rasa sakit akibat bunion juga bisa membuat kita sulit berjalan. Itu sebabnya, kita perlu berkonsultasi ke dokter ketika mengalami gejala berikut:

  • nyeri kaki yang persisten
  • sulit menemukan sepatu yang pas dan nyaman
  • kelenturan jempol kaki berkurang
  • muncul benjolan besar di atau dekat sendi di jempol kaki.

Komplikasi

Bunion juga bisa memicu komplikasi berikut:

- Radang kandung lendir

Kondisi ini terjadi ketika bantalan kecil berisi cairan yang melindungi tulang di dekat sendi mengalami peradangan sehingga menyebabkan rasa nyeri.

- Jari kaki palu

Jari kaki palu adalah terbentuknya lengkungan abnormal pada sendi tengah jari kaki, biasanya jari kaki di sebelah jempol kaki.

Hal ini dapat menyebabkan nyeri dan tekanan.

- Metatarsalgia

Kondisi ini menyebabkan nyeri dan bengkak pada mata kaki.

Baca juga: Punya Gejala Mirip, Ini Beda Kanker Serviks dan Ovarium

Cara mencegah

Untuk membantu mencegah bunion, pilih alas kaki dengan hati-hati.
Alas kaki atau sepatu yang kita pakai harus memiliki area untuk jari yang lebar dan harus ada jarak antara ujung jari kaki terpanjang dan ujung sepatu.

Bentuk sepatu yang kita pakai juga harus mengikuti bentuk kaki tanpa menyebabkan tekanan di area manapun pada kaki kita.

Cara Mengatasi

Ada dua cara untuk mengatasi bunion, yaitu dengan metode operasi dan non operasi.

Metode operasi biasanya dilakukan prosedur berikut:

  • mengoreksi posisi jempol kaki dengan menghilangkan sebagian tulang
  • menghilangkan jaringan bengkak dari sendi yang bermasalah.

Sementara itu, metode pengobatan nonoperasi bisa dilakukan melalui cara berikut ini:

  • memakai sepatu dengan sol empuk dan memberikan ruang gerak yang memadai untuk jari-jari kaki
  • meminta dokter membalut atau menempelkan kaki ke posisi normal untuk mengurangi tekanan pada bunion
  • mengonsumsi pereda nyeri yang dijual bebas seperti asetaminofen, ibuprofen, atau naproxen
  • mengenakan penyangga lengkung yang dijual bebas.


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X