Kompas.com - 20/01/2021, 16:09 WIB
Ilustrasi tenggorokan. Studio KIWI/SHUTTERSTOCKIlustrasi tenggorokan.


KOMPAS.com - Kesulitan menelan adalah ketidakmampuan menelan makanan atau minuman dengan mudah.

Orang yang kesulitan menelan mungkin juga tersedak makanan atau cairan saat mencoba menelan.

Disfagia adalah nama medis lain untuk kondisi susah menelan.

Baca juga: Makanan yang Boleh dan Tidak Boleh Dikonsumsi saat Sakit Tenggorokan

Gejala ini tidak selalu mengindikasikan kondisi medis.

Faktanya, susah menelan mungkin bersifat sementara dan dapat hilang dengan sendirinya.

Penyebab susah menelan

Menurut National Institute on Deafness and Other Communication Disorders (NIDCD), terdapat 50 pasang otot dan saraf yang digunakan untuk membantu dalam proses menelan.

Sejumlah 60% keuntungan dari artikel Health Kompas.com disalurkan untuk warga terdampak Covid-19.

#JernihkanHarapan dengan membagikan artikel-artikel Health Kompas.com yang bermanfaat di media sosial agar lebih banyak warga terbantu. — Bagikan artikel ini

15 Penyebab Susah Menelan yang Perlu Diwaspadai
Kenali beragam kondisi yang bisa menjadi penyebab susah menelan dan memengaruhi kecukupan asupan gizi harian.
Bagikan artikel ini melalui

Dengan kata lain, ada banyak hal yang bisa salah dan menyebabkan masalah menelan.

Melansir Mayo Clinic, beberapa kondisi yang dapat menjejadi penyebab susah menelan, termasuk:

1. Akalasia

Ketika otot esofagus bagian bawah (sfingter) tidak rileks dengan benar untuk membiarkan makanan masuk ke perut Anda, ini dapat menyebabkan Anda membawa makanan kembali ke tenggorokan .

Otot di dinding kerongkongan Anda juga mungkin lemah, suatu kondisi yang cenderung memburuk seiring waktu.

Baca juga: Kapan Harus ke Dokter Ketika Sakit Tenggorokan?

2. Kejang esofagus yang menyebar

Spasme esofagus difusa (SED) adalah kondisi yang menghasilkan beberapa tekanan tinggi dan kontraksi esofagus yang tidak terkoordinasi dengan baik biasanya setelah Anda menelan.

Kejang yang menyebar memengaruhi otot tak sadar di dinding esofagus bagian bawah.

3. Striktur esofagus

Kerongkongan yang menyempit (striktur) dapat menjebak makanan dalam jumlah besar.

Tumor atau jaringan parut, sering kali disebabkan oleh penyakit gastroesophageal reflux disease (GERD), dapat menyebabkan penyempitan.

4. Tumor esofagus

Kesulitan menelan cenderung semakin memburuk saat tumor esofagus hadir.

Baca juga: 10 Cara Mengobati Sakit Tenggorokan Secara Alami

5. Benda asing

Terkadang makanan atau benda lain dapat menyumbat tenggorokan atau kerongkongan Anda sebagian.

Kelompok lanjut usia (lansia) dengan gigi palsu dan orang yang kesulitan mengunyah makanan mereka lebih mungkin memiliki makanan yang tersangkut di tenggorokan atau kerongkongan.

7. Cincin esofagus

Area tipis penyempitan di esofagus bagian bawah terkadang dapat menyebabkan kesulitan menelan makanan padat.

8. GERD

Kerusakan jaringan esofagus dari asam lambung yang naik ke esofagus dapat menyebabkan kejang atau jaringan parut dan penyempitan esofagus bagian bawah.

9. Esofagitis eosinofilik

Kondisi ini, yang mungkin terkait dengan alergi makanan, disebabkan oleh kelebihan populasi sel yang disebut eosinofil di esofagus.

10. Scleroderma

Perkembangan jaringan seperti parut, yang menyebabkan jaringan menjadi kaku dan mengeras, dapat melemahkan sfingter esofagus bagian bawah, memungkinkan asam untuk kembali ke kerongkongan dan sering menyebabkan heartburn.

Baca juga: 11 Cara Mengatasi Heartburn Secara Alami dan dengan Bantuan Obat

11. Terapi radiasi

Perawatan kanker ini dapat menyebabkan peradangan dan jaringan parut pada kerongkongan.

12. Kelainan saraf

Gangguan tertentu, seperti multiple sclerosis, distrofi otot, dan penyakit Parkinson terbukti dapat menyebabkan disfagia.

13. Kerusakan neurologis

Kerusakan neurologis mendadak, seperti stroke atau cedera otak atau sumsum tulang belakang, dapat pula memengaruhi kemampuan Anda untuk menelan.

14. Divertikulum faringesofagus (Zenker's diverticulum)

Zenker's diverticulum adalah kondisi langka di mana kantong terbentuk di persimpangan faring dan esofagus.

Kantung kecil yang terbentuk dan mengumpulkan partikel makanan di tenggorokan ini dapat menyebabkan kesulitan menelan, bau mulut, dan tenggorokan berdehem atau batuk berulang kali.

Baca juga: 12 Cara Mencegah Kanker Secara Alami

15. Kanker

Kanker tertentu dan beberapa pengobatan kanker, seperti radiasi, dapat menyebabkan kesulitan menelan.

Penyebab susah menelan nomor 1-11 di atas dapat dimasukkan ke dalam kategori disfagia esofagus.

Disfagia esofagus mengacu pada sensasi makanan yang menempel atau digantung di dasar tenggorokan atau di dada setelah Anda mulai menelan.

Sedangkan penyebab susah menelan nomo 12-15 termasuk kategori disfagia orofaringeal, yakni kondisi yang dapat melemahkan otot tenggorokan, sehingga sulit untuk memindahkan makanan dari mulut ke tenggorokan dan kerongkongan saat Anda mulai menelan.

Ketika mengalami kondisi tersebut, Anda mungkin tersedak, tercekik, atau batuk saat mencoba menelan makanan atau cairan mengalalir ke tenggorokan (trakea) atau atas hitung. Kondisi ini dapat menyebabkan pneumonia.

Baca juga: Kapan Harus ke Dokter Ketika Batuk?

Faktor risiko susah menelan

Berikut ini adalah faktor risiko terjadinya disfagia:

1. Penuaan

Karena penuaan alami dan keausan normal pada kerongkongan serta risiko yang lebih besar dari kondisi tertentu, seperti stroke atau penyakit Parkinson, kelompok lansia berisiko lebih tinggi mengalami kesulitan menelan.

Namun, disfagia tidak dianggap sebagai tanda penuaan yang normal.

2. Kondisi kesehatan tertentu

Orang dengan gangguan neurologis atau sistem saraf tertentu lebih mungkin mengalami kesulitan menelan.

Baca juga: 5 Buah yang Bagus untuk Kesehatan Otak

Mengidentifikasi disfagia

Melansir Health Line, jika Anda merasa mengalami disfagia, ada gejala tertentu yang mungkin muncul bersamaan dengan kesulitan menelan.

Mereka termasuk:

  • Keluar banyak air liur
  • Suara parau
  • Merasa ada sesuatu yang tersangkut di tenggorokan
  • Regurgitasi
  • Penurunan berat badan yang tidak terduga
  • Heartburn
  • Batuk atau tersedak saat menelan
  • Nyeri saat menelan
  • Kesulitan mengunyah makanan padat

Sensasi ini dapat menyebabkan seseorang menghindari makan, melewatkan makan, atau kehilangan nafsu makan.

Anak-anak yang mengalami kesulitan menelan saat makan dapat:

  1. Menolak makan makanan tertentu
  2. Memiliki makanan atau cairan yang bocor dari mulut mereka
  3. Muntah saat makan
  4. Mengalami kesulitan bernapas saat makan
  5. Menurunkan berat badan tanpa mencoba

Ketika mengalami beragam kondisi tersebut, Anda atau anak Anda sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter.

Baca juga: 5 Penyebab Sesak Napas Setelah Makan yang Perlu Diwaspadai


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Nyeri Punggung

Nyeri Punggung

Penyakit
13 Gejala Pembengkakan Hati yang Perlu Diwaspadai

13 Gejala Pembengkakan Hati yang Perlu Diwaspadai

Health
Osteomalasia

Osteomalasia

Penyakit
4 Cara Menghilangkan Lemak Perut Saran Ahli

4 Cara Menghilangkan Lemak Perut Saran Ahli

Health
Sakit Gigi

Sakit Gigi

Penyakit
Pendarahan Otak Bisa Menyebabkan Kematian, Cegah dengan Cara Berikut

Pendarahan Otak Bisa Menyebabkan Kematian, Cegah dengan Cara Berikut

Health
Anodontia

Anodontia

Penyakit
Mengapa Demam Bisa Membahayakan Pasien Kanker?

Mengapa Demam Bisa Membahayakan Pasien Kanker?

Health
Sakit Kepala Tegang

Sakit Kepala Tegang

Penyakit
Memahami Penyebab dan Gejala Infeksi Usus Buntu

Memahami Penyebab dan Gejala Infeksi Usus Buntu

Health
Inkompatibilitas ABO

Inkompatibilitas ABO

Penyakit
3 Aktivitas yang Membawa Risiko Tinggi Covid-19

3 Aktivitas yang Membawa Risiko Tinggi Covid-19

Health
3 Perubahan Pada Kuku yang Menandakan Anda Pernah Terpapar Covid-19

3 Perubahan Pada Kuku yang Menandakan Anda Pernah Terpapar Covid-19

Health
Pandangan Kabur

Pandangan Kabur

Penyakit
Mata Berair

Mata Berair

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.