Kompas.com - 28/01/2021, 20:00 WIB
Ilustrasi tulang rawan SHUTTERSTCOK/EXPLODEIlustrasi tulang rawan

KOMPAS.com - Penelitian membuktikan, tinggi badan manusia bisa berkurang seiring bertambahnya usia.

Kondisi ini bisa terjadi karena osteoporosis yang kerap menyerang manusia di atas usia 50 tahun.

Osteoporis dapat melemahkan tulang dan meningkatkan risiko patah tulang secara tiba-tiba.

Penyakit ini sering terjadi tanpa gejala atau tanda-tanda khusus, sehingga kerap terdeteksi ketika sudah dalam kondisi kronis.

Baca juga: 6 Penyakit Tiroid dan Cara Mengatasinya

Perkembangan tulang manusia

Umumnya, massa tulang manusia akan terus terbentuk atau bertambah sampai sekitar usia 30 tahun.

Sejumlah 60% keuntungan dari artikel Health Kompas.com disalurkan untuk warga terdampak Covid-19.

#JernihkanHarapan dengan membagikan artikel-artikel Health Kompas.com yang bermanfaat di media sosial agar lebih banyak warga terbantu. — Bagikan artikel ini

Tinggi Badan Menurun, Hati-Hati Osteoporisis
Menurunnya tinggi badna bisa terjadi karena osteoporosis. Bagaimana mencegahnya?
Bagikan artikel ini melalui

Akan tetapi, mengunjak usia 35 tahun kerusakan tulang akan lebih mudah terjadi daripada pembentukan massa tulang.

Kondisi ini bisa meningkatkan risiko osteoporis. Meski demikian, kita masih bisa melakukan berbagai cara untuk mencegah osteoporosis.

Menurunnya tinggi badan

Sebenarnya, menurunnya tinggi badan seiring bertambahnya usia adalah hal yang normal.

Seiring waktu, cakram di antara tulang belakang manusia menjadi semakin rata atau datar.

Setelah itu, otot mulai kehilangan massa dan ruang di antara sendi menyempit, sehingga tinggi badan pun menurun.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

8 Akibat Pendarahan Otak yang Perlu Diwaspadai

8 Akibat Pendarahan Otak yang Perlu Diwaspadai

Health
Displasia Pinggul

Displasia Pinggul

Penyakit
8 Cara Menjaga Kesehatan Jantung di Masa Pandemi Covid-19 menurut Ahli Perki

8 Cara Menjaga Kesehatan Jantung di Masa Pandemi Covid-19 menurut Ahli Perki

Health
Radang Permukaan Lidah

Radang Permukaan Lidah

Penyakit
13 Makanan untuk Melancarkan BAB

13 Makanan untuk Melancarkan BAB

Health
Gusi Bengkak

Gusi Bengkak

Penyakit
13 Cara Mengurangi Risiko Penyakit Jantung Tanpa Bantuan Obat

13 Cara Mengurangi Risiko Penyakit Jantung Tanpa Bantuan Obat

Health
Biang Keringat

Biang Keringat

Penyakit
Bagaimana Diabetes Bisa Menyebabkan Kerusakan Tendon?

Bagaimana Diabetes Bisa Menyebabkan Kerusakan Tendon?

Health
Mata Gatal

Mata Gatal

Penyakit
Memahami Hubungan Hepatitis C dan Diabetes

Memahami Hubungan Hepatitis C dan Diabetes

Health
Iritis

Iritis

Penyakit
6 Penyebab Pembengkakan Hati yang Perlu Diwaspadai

6 Penyebab Pembengkakan Hati yang Perlu Diwaspadai

Health
Abses Gusi

Abses Gusi

Penyakit
Cegah Covid-19, Ini Panduan IDAI Dalam Pelaksanaan Sekolah Tatap Muka

Cegah Covid-19, Ini Panduan IDAI Dalam Pelaksanaan Sekolah Tatap Muka

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.