Kompas.com - 19/02/2021, 20:02 WIB

KOMPAS.com - Banyak orang merasa mengantuk setelah makan. Kondisi ini dikenal dengan food coma.

Mengantuk setelah mengonsumsi asupan tertentu tak jarang membuat sebagian orang langsung tidur setelah makan.

Dilansir dari Time, salah satu alasan orang jadi mengantuk setelah makan dipengaruhi perubahan sirkulasi darah.

Baca juga: 5 Alasan Kenapa Jadi Ngantuk setelah Makan

Aliran darah ke usus kecil meningkat secara drastis setelah makan. Saat darah dipompa ke usus untuk mendorong pencernaan, aliran darah di otak menurun dan memicu kantuk.

Kondisi ini utamanya terjadi pada orang yang baru makan dalam porsi besar, makan makanan tinggi karbohidrat, serta lemak.

Di luar kondisi tersebut, langsung tidur setelah makan bukanlah kebiasaan yang baik untuk kesehatan.

Berikut beberapa bahaya tidur setelah makan yang perlu Anda waspadai:

1. Menyebabkan gangguan pencernaan

Dilansir dari Self, salah satu efek buruk langsung tidur setelah makan adalah gangguan pencernaan seperti penyakit asam lambung dan sakit perut.

Asam lambung dari perut rentan naik ke kerongkongan saat seseorang langsung tidur setelah makan.

Hal itu bisa menyebabkan seseorang merasa mulas, dada atau perut bagian atas nyeri, mual, sampai sakit tenggorokan.

Selain asam lambung naik, bahaya tidur setelah makan juga bisa menyebabkan sakit perut atau dispepsia.

Gejala dispepsia antara lain sakit perut, mual, begah, dan perut terasa kembung.

Baca juga: Mata Ngantuk tapi Susah Tidur, Coba Atasi dengan Cara Mudah Berikut...

2. Menurunkan kualitas tidur

IlustrasiThinkstockphotos Ilustrasi
Bahaya tidur setelah makan lainnya yakni menurunkan kualitas tidur. Seperti diketahui, tidur berkualitas penting untuk menjaga kebugaran sepanjang hari, menjaga daya tahan tubuh, sampai mengontrol suasana hati.

Orang yang langsung tidur setelah makan umumnya sulit tidur nyeyak di malam hari. Hal itu dipengaruhi kondisi perut yang tidak nyaman.

Gangguan tidur ini terkadang tidak kentara namun bisa dikenali lewat gejala bangun tidur kepala pusing.

Baca juga: Kapan Jam Makan Malam yang Baik Menurut Kesehatan?

3. Meningkatkan berat badan

ilustrasi berat badan tak kunjung turunSHUTTERSTOCK ilustrasi berat badan tak kunjung turun
Efek buruk tidur setelah makan yang perlu diwaspadai adalah berisiko meningkatkan berat badan.

Sebuah studi kecil mengungkapkan, waktu makan dan tidur yang terlalu berdekatan memengaruhi ritme sirkadian atau jam biologis tubuh.

Dampaknya bisa mengganggu metabolisme yang berdampak pada pengaturan berat badan.

Untuk menangkal bahaya tidur setelah makan, ahli gizi menyarankan agar Anda makan antara dua sampai tiga jam sebelum tidur.

Dilansir dari Verywell Health, rentang waktu beberapa jam antara makan dan tidur memungkinkan pencernaan sudah memproses asupan ke usus kecil.

Dengan begitu, masalah kesehatan seperti asam lambung naik sampai susah tidur bisa dicegah.

Jika Anda merasa lapar tapi waktu tidur sudah dekat, upayakan hanya mengonsumsi camilan sehat dan ramah di pencernaan seperti buah.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.