Kompas.com - 25/02/2021, 18:09 WIB
Ilustrasi sakit perut 5432actionIlustrasi sakit perut

KOMPAS.com – Pernahkah Anda mengeluh perut terasa panas atau terbakar?

Jika iya, Anda tidak sendirian.

Banyak orang pernah juga mengalami rasa terbakar yang sangat spesifik atau nyeri "menggerogoti" di perut.

Baca juga: 16 Cara Mengatasi Sakit Perut Secara Alami dan dengan Bantuan Obat

Biasanya, nyeri jenis ini disebabkan oleh masalah kesehatan lain atau pilihan gaya hidup.

Terkadang, rasa terbakar ini disertai juga dengan gejala lain.

Yang jelas, siapa pun yang secara teratur mengalami perut terasa panas dan gejala serupa, lebih baik bisa segera menemui dokter.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Penting untuk memahami penyebab yang mendasari dan menerima pengobatan yang efektif.

Berikut ini adalah beberapa masalah gastrointestinal mungkin dapat menyebabkan perut terasa panas atau terbakar:

1. Refluks asam lambung

Melansir Health Line, gastroesophageal reflux disease (GERD) terjadi ketika asam lambung mengalir kembali ke kerongkongan atau esofagus.

Kejadian ini dapat menyebabkan sensasi terbakar di dada atau perut bersama dengan nyeri dada, kesulitan menelan, dan batuk kronis.

Jika GERD tidak diobati, penyakit tersebut salah satunya dapat menyebabkan kondisi prakanker yang dikenal sebagai Barrett’s esophagus.

Baca juga: 6 Komplikasi Asam Lambung yang Perlu Diwaspadai

Makanan, minuman, atau bahan tertentu dapat memperburuk GERD.

Ini mungkin termasuk:

  • Cokelat
  • Kafein
  • Jeruk
  • Makanan berlemak dan makanan yang digoreng
  • Perasa mint
  • Makanan pedas
  • Bawang putih
  • Bawang merah atau bawang bombai
  • Makanan berbahan tomat

2. Gastritis (radang lambung)

Gastritis adalah suatu kondisi yang menyebabkan peradangan pada lapisan lambung.

Baca juga: 7 Gejala Gastritis yang Perlu Diwaspadai

Selain perut terasa panas, penderita gastritis sangat mungkin juga mengalami beberapa kondisi ini:

  • Mual
  • Muntah
  • Cepat merasa kenyang saat makan

Terkadang, gastritis dapat menyebabkan tukak lambung, pendarahan lambung, dan peningkatan risiko kanker perut.

3. Infeksi H. pylori

Infeksi Helicobacter pylori (H. pylori) adalah penyakit yang disebabkan oleh bakteri H. pylori, bakterii yang dapat bertahan di dalam lambung.

Sekitar 2/3 orang di seluruh dunia dilaporkan mengidap infeksi H. pylori ini.

Banyak orang tidak memiliki gejala, tetapi beberapa mengalami:

  • Perut terbakar
  • Mual
  • Kehilangan selera makan
  • Perut kembung
  • Penurunan berat badan
  • Sering bersendawa

Infeksi H. pylori adalah penyebab utama tukak lambung dan dapat meningkatkan risiko seseorang terkena kanker perut.

Baca juga: 5 Penyebab Heartburn dan Mual Sering Terjadi yang Perlu Diwaspadai

4. Ulkus peptikum

Ulkus peptikum adalah luka yang berkembang di lapisan dalam perut dan bagian atas usus kecil.

Bukan hanya perut terasa panas, penderita ulkus peptikum mungkin juga mengalami kondisi berikut:

  • Perut begah
  • Sering mengeluh perut kembung
  • Sering bersendawa
  • Heartburn
  • Mual
  • Intoleransi terhadap makanan tertentu

Perlu dipahami, stres dan makanan pedas tidaklah menyebabkan ulkus atau tukak, tetapi dapat memperburuk gejala.

Baca juga: 3 Gejala Irritable Bowel Syndrome (IBS) yang Perlu Diwaspadai

5. Sindrom iritasi usus besar

Sindrom iritasi usus besar atau irritable bowel syndrome (IBS) adalah kelainan usus yang menyebabkan ketidaknyamanan perut, dan terkadang rasa sakit yang membakar.

Gejala IBS lainnya termasuk:

  • Perut kembung
  • Diare
  • Sembelit
  • Lendir di tinja
  • Kram atau kembung
  • Mual

Penyebab pasti IBS sendiri belum diketahui secara pasti.

6. Dispepsia

Merangkum Medical News Today, dispepsia adalah istilah medis untuk hangguan pencernaan. Kondisi ini sebenarnya bisa menjadi gejala masalah pencernaan lainnya.

Baca juga: 10 Cara Mengatasi Perut Kembung Secara Alami dan dengan Bantuan Obat

Perut terasa panas atau terbakar adalah salah satu keluhan umum pada penderita gangguan pencernaan.

Gejala dispepsia lain mungkin termasuk:

  • Perut kembung
  • Mual
  • Perut begah setelah makan
  • Merasa kenyang tanpa makan banyak
  • Heartburn
  • Sering bersendawa

7. Efek samping obat-obatan

Obat-obatan tertentu, terutama antiperadangan nonsteroid (NSAIDs) dapat menyebabkan masalah pencernaan, yang bisa menyebabkan rasa sakit yang membakar di perut.

NSAIDs populer termasuk:

  • Aspirin
  • Celecoxib (Celebrex)
  • Ibuprofen (Motrin, Advil)
  • Naproxen (Aleve, Naprosyn)
  • Indometasin (Indocin)
  • Ketoprofen (Orudis, Oruvail)
  • Oxaprozin (Daypro)

Bicaralah dengan dokter jika Anda mengalami sakit perut saat mengonsumsi NSAIDs.

8. Hernia

Hernia terjadi ketika suatu organ mendorong dan menembus rongga di otot atau jaringan yang terletak di sekitarnya, sehingga menjol keluar.

Ada banyak jenis hernia dan beberapa dapat menyebabkan sensasi terbakar di tempat timbulnya tonjolan.

Baca juga: 5 Jenis Hernia (Turun Berok) yang Perlu Diwaspadai

Gejala hernia lainnya bergantung pada jenis yang dimiliki dan mungkin termasuk:

  • Rasa sakit atau ketidaknyamanan di dekat area yang terkena
  • Nyeri saat mengangkat
  • Perasaan begah

9. Reaksi terhadap makanan

Reaksi atau intoleransi terhadap makanan tertentu dapat menyebabkan perut teras terbakar pada beberapa individu.

Misalnya, jika tidak toleran terhadap laktosa, seseorang tidak menghasilkan cukup enzim yang diperlukan untuk mencerna laktosa dalam susu.

Ketika mengonsumsi produk susu, hal itu pun dapat menyebabkan keluhan mual, perut kembung, kram, atau perut terasa panas.

Demikian juga, ketika penderita penyakit celiac makan gluten, protein yang ditemukan dalam gandum. Tubuh mereka akan menyerang usus kecil mereka.

Penderita penyakit celiac mungkin mengalami gejala yang berhubungan dengan usus, seperti diare, penurunan berat badan, atau kembung.

Baca juga: 10 Gejala Keracunan Makanan yang Perlu Diwaspadai

10. Merokok

Merokok dapat memengaruhi kondisi kesehatan seluruh tubuh seseorang.

Orang yang merokok lebih mungkin mengembangkan perut terbakar dan masalah pencernaan, seperti:

  • GERD
  • Tukak lambung
  • Penyakit Crohn

Menurut National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases, sekitar 1/5 orang dewasa AS merokok dan setiap tahun, sekitar 443.000 orang di sana meninggal karena penyakit yang disebabkan oleh merokok.

11. Efek samping konsumsi alkohol

Mengonsumsi alkohol dapat mengiritasi saluran pencernaan dan menyebabkan rasa terbakar di perut.

Minum terlalu banyak alkohol di antaranya dapat menyebabkan kondisi:

  • Tukak lambung
  • Radang perut
  • Masalah gastrointestinal lainnya

Beberapa orang juga mengalami intoleransi alkohol, suatu kondisi yang menghambat tubuh mencerna alkohol.

Baca juga: 3 Penyebab Asam Lambung Naik Saat Hamil

12. Kanker lambung

Terkadang, kanker bisa menyebabkan sensasi panas di perut.

Gejala kanker lambung lainnya bisa meliputi:

  • Kelelahan
  • Perasan kepenuhan di perut bagian atas
  • Mengalami heartburn atau gangguan pencernaan parah
  • Mual
  • Muntah DARAH
  • Penurunan berat badan yang tidak dapat dijelaskan
  • Anemia
  • Darah di tinja

Namun, The American Cancer Society mencatat bahwa gangguan non-kanker lainnya jauh lebih mungkin menyebabkan banyak gejala tersebut.

Diagnosis penyebab perut terasa panas

Diagnosis pada umumnya dimulai dengan pemeriksaan fisik.

Seorang dokter akan mengajukan pertanyaan tentang gejala seseorang, serta diet, gaya hidup, dan obat apa pun yang telah diminum.

Dokter mungkin menggunakan alat lain untuk membantu mendiagnosis masalah yang mendasari perut terasa panas, seperti ultrasound (USG) atau endoskopi.

Dokter mungkin juga memesan tes, seperti tes napas untuk memeriksa H. pylori.

Begitu dokter menemukan penyebab yang mendasari sensasi terbakar di perut, mereka dapat merekomendasikan pengobatan.

Baca juga: 12 Cara Mencegah Kanker Secara Alami

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Asites
Asites
PENYAKIT
Bradikardia
Bradikardia
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Vulvodynia

Vulvodynia

Health
8 Penyebab Demam pada Bayi yang Perlu Diketahui

8 Penyebab Demam pada Bayi yang Perlu Diketahui

Health
Skizorenia Paranoid

Skizorenia Paranoid

Penyakit
13 Gejala Awal Lupus yang Harus Diperhatikan

13 Gejala Awal Lupus yang Harus Diperhatikan

Health
Asites

Asites

Penyakit
15 Gejala Serangan Panik yang Perlu Diketahui

15 Gejala Serangan Panik yang Perlu Diketahui

Health
Anemia

Anemia

Penyakit
Cara Mudah Meningkatkan Daya Tahan Tubuh

Cara Mudah Meningkatkan Daya Tahan Tubuh

Health
Aritmia

Aritmia

Penyakit
Bagaimana Kolesterol Tinggi Bisa Menyebabkan Darah Tinggi?

Bagaimana Kolesterol Tinggi Bisa Menyebabkan Darah Tinggi?

Health
Mikosis

Mikosis

Penyakit
Bahaya Buat Kesehatan Mental, Kenali 7 Tanda Toxic Parent

Bahaya Buat Kesehatan Mental, Kenali 7 Tanda Toxic Parent

Health
Ablasi Retina

Ablasi Retina

Penyakit
Mengenal Gejala dan Penyebab Penyakit Pes

Mengenal Gejala dan Penyebab Penyakit Pes

Health
Cedera Ligamen Lutut Anterior

Cedera Ligamen Lutut Anterior

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.