Kompas.com - 22/03/2021, 16:04 WIB

KOMPAS.com - Trombosis adalah penggumpalan darah yang terbentuk di pembuluh darah.

Gumpalan darah ini dapat menyumbat atau menghalangi kelancaran aliran darah di sekitarnya.

Apabila tidak ditanggulangi, trombosis bisa menyebabkan komplikasi serius ke organ terdampak seperti otak, paru-paru, sampai ke jantung.

Baca juga: 20 Penyebab Pengentalan Darah dan Gejalanya

Dilansir dari News Medical, tubuh kita secara alami memproduksi zat pembeku darah seperti trombosit dan fibrin.

Tujuannya, untuk mencegah pendarahan berlebihan saat pembuluh darah terluka.

Jika produksi zat bekuan darah tersebut berlebihan, emboli bisa terbentuk di aliran darah dan kelancaran alirannya bisa terganggu.

Jenis trombosis

Dilansir dari Johns Hopkins Medicine, ada dua jenis trombosis, yakni trombosis vena dan trombosis arteri.

  • Trombosis vena

Trombosis vena terjadi ketika gumpalan darah menghalangi vena atau pembuluh darah yang membawa darah dari tubuh ke jantung.

Terdapat beberapa jenis trombosis vena menurut lokasi penggumpalan darah, di antaranya trombosis vena dalam, trombosis vena porta, trombosis vena ginjal, trombosis vena jugularis, sindrom Budd-Chiari, penyakit Paget-Schoetter, dan trombosis sinus vena serebral.

Baca juga: Awas, Merokok Bisa Jadi Penyebab Pengentalan Darah

  • Trombosis arteri

Trombosis arteri terjadi ketika gumpalan darah menyumbat arteri atau pembuluh darah yang mengedarkan darah kaya oksigen dan nutrisi dari jantung ke seluruh tubuh.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.