Kompas.com - 23/03/2021, 18:06 WIB

Produksi hormon kortisol ini diketahui dapat menyebabkan bagian otak yang dikenal sebagai hipotalamus menghasilkan hormon yang disebut hormon pelepas kortikotropin atau corticotrophin-releasing hormone (CRH).

CRH dianggap dapatmerangsang pelepasan minyak dari kelenjar di sekitar folikel rambut Anda.

Baca juga: 17 Cara Menghilangkan Jerawat Secara Alami

Produksi minyak yang berlebihan oleh kelenjar ini kemudian dapat menyumbat pori-pori Anda dan menyebabkan timbulnya jerawat.

Meskipun diyakini secara luas bahwa stres dapat menyebabkan jerawat, memang baru ada sedikit penelitian yang meneliti hubungannya.

Sebuah studi pada 2017 mengamati efek stres pada jerawat pada mahasiswi kedokteran yang berusia antara 22 hingga 24 tahun.

Para peneliti menemukan bahwa tingkat stres yang lebih tinggi berkorelasi positif dengan tingkat keparahan jerawat.

Sebuah studi epidemiologi di Korea Selatan pada 2011 meneliti faktor potensi penyebab jerawat pada 1.236 orang.

Para peneliti menemukan bahwa stres, kurang tidur, konsumsi alkohol, dan menstruasi berpotensi memperburuk jerawat.

Baca juga: 10 Masker Alami untuk Menghilangkan Jerawat

2. Kantung mata

Kantung di bawah mata ditandai dengan bengkak atau benjolan di bawah kelopak mata.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.