Kompas.com - 10/04/2021, 20:02 WIB
Ilustrasi asam lambung, GERD shutterstockIlustrasi asam lambung, GERD

1. Atur pola makan

Penderita asam lambung tidak boleh makan dan minum sembarangan. Untuk mengendalikan penyakit ini, penderita perlu cermat mengatur pola makan.

Hindari makan berlebihan dengan porsi besar. Ganti pola makan dengan porsi yang lebih kecil tapi sering, terutama saat makan malam.

Jenis makanannya juga sebaiknya minim makanan berlemak tak sehat dan gorengan. Jaga asupan seimbang, termasuk dengan buah dan sayur.

Selain itu, ingat beberapa makanan penyebab asam lambung naik. Sejumlah penderita biasanya cukup sensitif dengan makanan pedas, tomat, lemon, susu, soda, kopi, atau alkohol.

Penderita asam lambung kronis disarankan untuk mengonsumsi makanan sebanyak 500 kalori dengan jumlah lemak sehat sebanyak 20 gram sekali makan.

Baca juga: 8 Makanan Camilan untuk Penderita Asam Lambung

2. Jangan langsung tidur setelah makan

Selain pola makan, waktu makan juga wajib diperhatikan. Penderita asam lambung jangan langsung tidur setelah makan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Perut membutuhkan waktu empat hingga lima jam untuk mencerna seluruh makanan. Jadi, berikan jeda makan setidaknya tiga jam sebelum tidur.

3. Minum obat asam lambung

Cara mengatasi asam lambung naik di malam hari lainnya yakni minum obat asam lambung.

Obat yang paling sering diresepkan untuk penyakit asam lambung yang kerap kumat atau gastroesophageal reflux disease (GERD) adalah jenis proton pump inhibitor (PPI).

Obat tersebut umumnya aman dikonsumsi saat penyakit kumat. Namun, penggunaan obat ini dalam jangka panjang perlu didiskusikan efek sampingnya dengan dokter.

Baca juga: 6 Bahaya Asam Lambung Kronis yang Pantang Disepelekan

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Apakah Masturbasi Memengaruhi Siklus Haid?

Apakah Masturbasi Memengaruhi Siklus Haid?

Health
Fisura Ani

Fisura Ani

Penyakit
Bahaya Tekanan Darah Tinggi dan Cara Mencegahnya

Bahaya Tekanan Darah Tinggi dan Cara Mencegahnya

Health
Perimenopause

Perimenopause

Penyakit
Cara Mengatasi Ruam karena Pemakaian Popok Dewasa

Cara Mengatasi Ruam karena Pemakaian Popok Dewasa

Health
Gangguan Depersonalisasi-Derealisasi (DPDR)

Gangguan Depersonalisasi-Derealisasi (DPDR)

Penyakit
Cara Mengatasi Kaki Bengkak selama Kehamilan

Cara Mengatasi Kaki Bengkak selama Kehamilan

Health
Angiosarkoma

Angiosarkoma

Penyakit
4 Tanda Awal Penyakit Hati yang Disebabkan oleh Alkohol

4 Tanda Awal Penyakit Hati yang Disebabkan oleh Alkohol

Health
Hiperparatiroidisme

Hiperparatiroidisme

Penyakit
5 Makanan Sehat untuk Bantu Menghilangkan Stres

5 Makanan Sehat untuk Bantu Menghilangkan Stres

Health
Gastroesophageal Reflux Disease (GERD)

Gastroesophageal Reflux Disease (GERD)

Penyakit
3 Perbedaan Gejala Demam Berdarah (DBD) dan Tipes

3 Perbedaan Gejala Demam Berdarah (DBD) dan Tipes

Health
Sakit Lutut

Sakit Lutut

Penyakit
3 Cara Mudah Agar Kamu Bisa Tidur Nyenyak

3 Cara Mudah Agar Kamu Bisa Tidur Nyenyak

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.