Kompas.com - 21/04/2021, 12:04 WIB
Ilustrasi sakit perut 5432actionIlustrasi sakit perut

KOMPAS.com – Sakit perut dan nyeri dada dapat terjadi bersamaan.

Dalam banyak kasus, kondisi ini mungkin hanya kebetulan. Artinya, ada dua masalah kesehatan yang berbeda yang tidak sengaja terjadi secara bersamaan.

Tapi terkadang, sakit perut dan nyeri dada adalah gejala kombinasi dari satu kondisi kesehatan.

Baca juga: 9 Penyebab Sakit Perut dan Diare yang Terjadi Bersamaan

Yang dimaksud sakit perut di sini adalah nyeri tajam atau tumpul yang berselang-seling maupun terus menerus di bagian perut.

Sedangkan nyeri dada di sini adalah sensasi terbakar di perut bagian atas atau di bawah tulang dada maupun sebagai tekanan atau nyeri menusuk yang menjalar ke punggung atau bahu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Penyebab sakit perut dan nyeri dada bisa jadi hanya sesuatu yang kecil. Meski demikian, tidak berarti Anda boleh menganggap ketidaknyamanan tersebut sebagai gangguan kecil.

Nyeri dada tetap saja bisa menandakan keadaan darurat medis, terutama bila disertai dengan keringat, pusing, atau sesak napas.

Berikut ini adalah beberapa kemungkinan penyebab sakit perut dan nyeri dada yang dapat terjadi:

1. Gas berlebih

Nyeri gas dapat terjadi apabila gas terperangkap atau tidak bergerak dengan baik melalui sistem pencernaan Anda.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X