Kompas.com - 05/05/2021, 14:12 WIB
Ilustrasi seorang bayi meminum susu
iflscienceIlustrasi seorang bayi meminum susu

KOMPAS.com - Jumlah kasus stunting di Indonesia per tahun 2019 mencapai 27,67 persen.

Hal ini patut menjadi perhatian mengingat angka tersebut lebih tinggi dibandingkan toleransi maksimal stunting yang ditetapkan Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO) yaitu kurang dari 20 persen.

Kondisi stunting atau gagal tumbuh pada anak sangat terkait dengan gizi penduduk
yang buruk dalam periode cukup panjang.

Tanpa penanganan serius akan semakin banyak penduduk yang dewasa dan menua dengan perkembangan kemampuan kognitif yang lambat, mudah sakit dan kurang produktif.

Masa 1.000 hari pertama atau sekitar tiga tahun kehidupan sejak masih dalam kandungan, merupakan masa penting pembangunan ketahanan gizi. Lewat dari 1.000 hari, dampak buruk kekurangan gizi akan sulit diobati.

Baca juga: Penyebab Morning Sickness pada Malam Hari dan Cara Mengatasinya

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kekurangan gizi pada ibu hamil juga bisa memicu stunting. Sebab, nutrisi memang mengambil peran penting yang perlu menjadi perhatian lebih bagi calon orang tua baik sejak masa perencanaan, kehamilan, hingga menyusui.

Penyebab tingginya angka stunting di Indonesia dikarenakan juga sebagian kelahiran bayi di Indonesia sudah dalam kondisi kekurangan nutrisi, lalu dibesarkan juga kurang
zat gizi.

Faktor pemicu stunting

Pemicu stunting bisa disebabkan oleh faktor internal dan eksternal.

Faktor eksternal bisa berupa buruknya fasilitas sanitasi, minimnya akses air bersih, dan kurangnya kebersihan
lingkungan.

Sementara itu, faktor internal bisa berupa kekurangan gizi kronis yang bisa menyebabkan
abortus, anemia pada bayi baru lahir, bayi dengan berat badan lahir rendah, cacat bawaan, hingga kematian.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X