Kompas.com - 09/05/2021, 12:02 WIB

1. Perubahan suasana hati

Dilansir dari WebMD, perubahan suasana hati bisa dicurigai sebagai tanda atau gejala kekurangan protein.

Baca juga: 10 Makanan yang Mengandung Vitamin D Tinggi

Ini karena otak manusia memerlukan bahan kimia yang disebut neurotransmiter untuk menyampaikan informasi antarsel.

Nah, banyak dari neurotransmiter ini terbuat dari asam amino yang merupakan bahan penyusun protein.

Jadi kekurangan protein dalam makanan Anda bisa berarti tubuh Anda tidak dapat membuat cukup neurotransmiter. 

Kondisi ini pun dapat mengubah cara kerja otak Anda.

Dengan tingkat dopamin dan serotonin yang rendah misalnya, Anda mungkin akan merasa tertekan atau terlalu agresif.

Baca juga: 3 Penyebab Anemia Defisiensi Vitamin yang Perlu Diwaspadai

2. Kelemahan dan rasa lelah

Penelitian menunjukkan bahwa hanya seminggu tidak makan cukup protein dapat memengaruhi otot yang bertanggung jawab atas postur dan gerakan Anda, terutama jika Anda berusia 55 tahun atau lebih.

Seiring waktu, kekurangan protein dapat membuat Anda kehilangan massa otot yang pada gilirannya mengurangi kekuatan Anda, mempersulit keseimbangan, dan memperlambat metabolisme Anda.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.