Kompas.com - 14/05/2021, 06:06 WIB
ilustrasi diabetes simpson33ilustrasi diabetes

KOMPAS.com - Penderita penyakit gula darah tinggi perlu berhati-hati dalam mengatur makanan yang masuk ke tubuh.

Pengaturan pola makan dengan porsi yang ideal dan waktu konsumsi yang tepat bisa membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil.

Tak terkecuali untuk camilan atau makanan selingan. Apabila tidak dikendalikan, kadar gula darah bisa melonjak tak terkontrol.

Baca juga: 10 Ciri-ciri Gula Darah Tinggi yang Perlu Diwaspadai

Dilansir dari Insider, ciri-ciri gula darah tinggi yang tidak terkontrol di antaranya kebingungan, kehilangan kesadaran, sampai kejang.

Untuk mencegah komplikasi masalah kesehatan ini, perhatikan jenis makanan untuk penderita gula darah tinggi sebagai berikut:

1. Karbohirat kompleks dengan porsi tepat

Menurut American Diabetes Association (ADA), menghitung asupan karbohidrat sangat penting bagi penderita diabetes.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Jumlah karbohidrat yang masuk ke tubuh serta insulin menjadi penentu kadar gula darah penderita gula darah tinggi.

Normalnya, ketika orang makan karbohidrat, tubuh dengan cepat mengubah karbohidrat menjadi glukosa.

Dampaknya, gula darah bisa naik. Ketika sel tubuh sudah menyerap glukosa, kadar gula darah berangsur-angsur turun.

Tidak demikian dengan penderita diabetes. Sel tubuh mereka tidak dapat menyerap glukosa secara efisien, sehingga glukosa tetap berada di aliran darah.

Dengan begitu, ketika mendapat asupan karbohidrat, gula darah penderita diabetes jadi tinggi.

Baca juga: Sering Tidak Sarapan Jadi Penyebab Diabetes Melitus, Kok Bisa?

Untuk menstabilkan kadar gula darah, penderita gula darah tinggi perlu memilih jenis karbohidrat kompleks ketimbang jenis sederhana.

Karbohidrat kompleks memiliki indeks glikemik yang lebih rendah ketimbang jenis yang sederhana. Dengan begitu, gula darah tak gampang melonjak.

Contoh karbohidrat kompleks yang punya indeks glikemik rendah di antaranya pisang, biji-bijian utuh seperti beras merah atau gandum utuh, dan kacang-kacangan.

Hindari karbohidrat sederhana seperti nasi putih, roti, olahan terigu, biskuit, mi, bihun, makanan dan minuman manis.

Selain memilih jenis yang tepat, porsi asupan karbohidrat untuk penderita gula darah tinggi juga disarankan lebih sedikit ketimbang protein, serat, dan lemak.

Protein, serat, dan lemak sehat saat masuk ke tubuh tidak langsung berubah menjadi glukosa, sehingga tidak berdampak pada kadar gula darah.

Baca juga: Penyebab Diabetes Melitus dan Faktor Risikonya

2. Protein tinggi yang sehat

Untuk menyeimbangkan karbohidrat, pastikan penderita penyakit gula darah tinggi juga mengonsumsi protein yang sehat.

Makanan berprotein tinggi tidak membuat gula darah penderita diabetes gampang melonjak setelah memakannya.

Untuk mencerna jenis makanan ini, penderita diabetes tidak memerlukan banyak insulin.

Hal itu disebabkan tubuh menggunakan protein untuk membangun dan memperbaiki jaringan, alih-alih mengubahnya menjadi glukosa.

Ada beberapa makanan sehat dengan protein tinggi yang direkomendasikan untuk penderita gula darah tinggi, antara lain:

  • Satu genggam kacang-kacangan yang dipanggang atau direbus
  • Dada ayam (tidak digoreng)
  • Telur rebus

Baca juga: 8 Komplikasi Diabetes Melitus yang Perlu Diwaspadai

Penting diingat, protein yang masuk ke tubuh penderita diabetes tak boleh berlebihan. Kelebihan protein bisa disimpan dalam tubuh sebagai lemak atu bisa memicu gula darah melonjak.

Kebutuhan protein bagi penderita gula darah tinggi disesuaikan dengan usia, berat badan, tinggi badan, jenis kelamin, dan tingkat aktivitas fisik.

Konsultasikan dengan dokter atau ahli gizi untuk mengetahui dengan pasti kebutuhan protein per hari.

Secara umum, penderita diabetes disarankan mencukupi 20-30 persen asupan kalori per harinya dari protein.

Baca juga: Gejala Diabetes Melitus Tipe 1 dan Tipe 2

3. Makanan tinggi serat

Makanan berserat tinggi termasuk jenis makanan yang baik untuk penderita penyakit gula darah tinggi.

Penderita diabetes disarankan makan serat setidaknya 50 gram per hari. Jenis makanan ini dicerna lebih lambat di dalam tubuh.

Artinya, penyerapan glukosa ke aliran darah bisa lebih lambat dan mencegah kadar gula darah melonjak dengan cepat.

Selain itu, makanan tinggi serat membantu seseorang merasa kenyang lebih lama.

Makanan berserat tinggi juga memiliki indeks glikemik rendah. Dengan begitu, konsumsi makanan ini tidak membuat kadar gula darah naik dengan cepat.

Beberapa jenis makanan tinggi serat yakni sayur dan buah segar. Opsi lainnya, buncis panggang atau rebus, kacang edamame, atau roti gandum.

Baca juga: 6 Cara Mencegah Diabetes

4. Makanan yang mengandung lemak sehat

Makanan untuk penderita gula darah tinggi lainnya yakni makanan yang mengandung lemak sehat atau lemak tak jenuh.

Beberapa jenis lemak sehat di antaranya alpukat, telur rebus, biji bunga matahari, minyak zaitun, kacang almond, sampai yoghurt tawar.

Lemak sehat bisa memperlambat pencernaan, sehingga kenaikan kadar gula darah setelah makan bisa bertahap atau pelan-pelan.

Seperti protein, tubuh tidak bisa mengubah lemak menjadi glukosa untuk energi. Selain itu, lemak sehat juga dapat membantu mengendalikan berat badan penderita diabetes.

Baca juga: 4 Gejala Diabetes pada Wanita

Karena proses pencernaan yang lambat dapat membantu seseorang merasa kenyang lebih lama.

Untuk penderita gula darah tinggi, Joslin Diabetes Center menyarankan sebanyak 30-35 persen dari total asupan kalori harian berasal dari lemak sehat.

Pastikan penderita diabetes menambahkan makanan yang baik untuk penderita gula darah tinggi di atas ke dalam menu sehari-hari.

Patuhi juga untuk disiplin minum obat sesuai petunjuk dokter dan menghindari segala macam pantangannya. Dengan begitu, kadar gula darah bisa tetap terkontrol.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Arti Kesehatan Menurut Aroma Urin

Arti Kesehatan Menurut Aroma Urin

Health
Apakah Wanita yang Sudah Menopause Masih Bisa Hamil?

Apakah Wanita yang Sudah Menopause Masih Bisa Hamil?

Health
Darah Haid Menggumpal

Darah Haid Menggumpal

Penyakit
4 Cara Mengobati Aterosklerosis Secara Alami dan dengan Bantuan Obat

4 Cara Mengobati Aterosklerosis Secara Alami dan dengan Bantuan Obat

Health
Nyeri Kronis

Nyeri Kronis

Penyakit
Kenapa Kolesterol LDL Tidak Boleh Tinggi?

Kenapa Kolesterol LDL Tidak Boleh Tinggi?

Health
Rosacea

Rosacea

Penyakit
8 Penyebab Anemia pada Ibu Hamil yang Perlu Diwaspadai

8 Penyebab Anemia pada Ibu Hamil yang Perlu Diwaspadai

Health
Bradikardia

Bradikardia

Penyakit
10 Penyebab Menopause Dini pada Wanita

10 Penyebab Menopause Dini pada Wanita

Health
Gangguan Sendi Rahang

Gangguan Sendi Rahang

Penyakit
Mengenali Tahap Pemulihan Operasi Caesar

Mengenali Tahap Pemulihan Operasi Caesar

Health
Cacar Api

Cacar Api

Penyakit
7 Efek Gagal Jantung dan Cara Mencegahnya

7 Efek Gagal Jantung dan Cara Mencegahnya

Health
Ptosis

Ptosis

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.