Kompas.com - 25/05/2021, 08:03 WIB
Ilustrasi daun pepaya Ilustrasi daun pepaya

KOMPAS.com - Penyakit demam berdarah dengue (DBD) adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh virus dengue.

Virus ini ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus yang sebelumnya telah terinfeksi oleh virus dengue dari penderita DBD lainnya.

Penyakit DBD tidak ditularkan langsung dari orang ke orang.

Baca juga: 8 Gejala Demam Berdarah (DBD) yang Perlu Diwaspadai

Penyakit demam berdarah pertama kali diidentifikasi sekitar pada 1950 dan merupakan kasus kejadian penyakit yang cukup sering ditemukan di daerah tropis seperti Indonesia, terutama pada periode musim penghujan.

Dilansir Mayo Clinic, banyak orang tidak mengalami tanda atau gejala infeksi dengue.

Jika gejala benar-benar muncul, mungkin bisa disalahartikan sebagai penyakit lain, seperti flu dan biasanya dimulai empat hingga 10 hari setelah seseorang digigit nyamuk yang terinfeksi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Demam berdarah dapat menyebabkan demam tinggi 40 derajat Celcius dan salah satu dari tanda dan gejala berikut ini:

Kebanyakan orang dengan infeksi dengue bisa pulih dalam seminggu atau lebih. Namun, dalam beberapa kasus, gejalanya dapat memburuk dan bisa mengancam jiwa.

Kasus demam berdarah yang parah dapat menyebabkan penurunan kadar trombosit dalam darah.

Baca juga: 7 Fakta Penting tentang Demam Berdarah (DBD)

Kadar trombosit yang rendah dapat berkontribusi pada peningkatan risiko perdarahan dan berpotensi fatal jika tidak ditangani.

Meskipun saat ini tidak ada obat untuk demam berdarah, beberapa pengobatan tersedia untuk mengatasi gejalanya.

Nah, pernahkah Anda mendengar bahwa daun pepaya dapat juga dimanfaatkan sebagai cara mengobati demam berdarah secara alami?

Benarkah daun pepaya bisa mengobati demam berdarah?

Dilansir dari Health Line, daun pepaya termasuk pengobatan yang tersedia untuk mengatasi gejala demam berdarah.

Tiga penelitian pada manusia yang meibatkan beberapa ratus orang dengan demam berdarah menemukan bahwa ekstrak daun pepaya secara signifikan dapat meningkatkan kadar sel darah merah dan trombosit darah.

Baca juga: 10 Manfaat Buah Pepaya untuk Kesehatan

Sel darah merah dibutuhkan untuk suplai oksigen ke triliunan sel di dalam tubuh.

Pasokan oksigan yang lebih baik dalam tubuh dapat meningkatkan sistem kekebalan, sehingga membantu pemulihan lebih cepat dari demam berdarah.

Ketiga penenitian yang mengungkap manfaat daun pepaya bermanfaat untuk pengobatan demam berdaha yakni:

  • Penelitian berjudul “Effect of Carica papaya Leaf Extract Capsule on Platelet Count in Patients of Dengue Fever with Thrombocytopenia” yang diterbitkan Journal of the Association of Physicians of India pada 2016
  • Peneltian berjudul “A Multi-centric, Double-blind, Placebo-controlled, Randomized, Prospective Study to Evaluate the Efficacy and Safety of Carica papaya Leaf Extract, as Empirical Therapy for Thrombocytopenia associated with Dengue Fever” yang diterbitkan Journal of the Association of Physicians of India pada 2016
  • Penelitian berjudul “Efficacy & safety of Carica papaya leaf extract (CPLE) in severe thrombocytopenia (≤30,000/μl) in adult dengue – Results of a pilot study” yang diterbitkan PLOS ONE pada Februari 2020

Terlebih lagi, terapi daun pepaya diyakini hanya memiliki sedikit efek samping dan mungkin jauh lebih lemat biaya daripada pengobatan konvensional.

Baca juga: 3 Obat Penurun Panas yang Bisa Dibeli Tanpa Resep

Cara mengonsumsi daun pepaya untuk obati demam berdarah

Dilansir dari NDTV, Anda bisa mengonsumsi daun pepaya untuk membantu mengobati demam berdarah dengan cara dibuat jus atau dalam bentuk suplemen yang sudah tersedia.

Di antara keduanya, mengonsumsi daun pepaya dengan cara dibuat jus daun pepaya dianggap lebih baik dan lebih aman dibandingkan mengonsumsi suplemen daun pepaya.

Untuk menyiapkan jus daun pepaya, Anda bisa mengikuti langkah berikut:

  1. Anda perlu mencuci daun pepaya hingga bersih
  2. Anda juga bisa memotong batangnya
  3. Anda perlu memotong daun seperti memotong kubis
  4. Tambahkan air matang yang sudah dingin ke dalamnya
  5. Tambahkan daun ke blender dan jus daun ini
  6. Anda akan mendapatkan cairan berwarna hijau tua

Jus daun pepaya cenderung memiliki rasa yang sangat pahit.

Setelah meminumnya, Anda bisa mengonsumsi sedikit makanan manis atau sedikit gula untuk meningkatkan rasa.

Baca juga: 3 Jenis Makanan untuk Mempercepat Penyembuhan Demam Berdarah (DBD)

Untuk orang dewasa, disarankan untuk dapat mengonsumsi 30 ml jus daun pepaya sebelum sarapan pagi, 30 ml sebelum makan siang, dan 30 ml sebelum makan malam.

Sementara, anak-anak dapat diberi 5 hingga 10 ml jus pepaya, tetapi pastikan hal ini dilakukan dengan ketat di bawah pengawasan medis.

Anda harus menyiapkan jus daun pepaya segar setiap hari.

Anda tidak boleh menyimpannya lebih dari 24 jam.

Pastikan Anda menyimpan jus daun pepaya di lemari es dalam wadah kedap udara.

Simpan di bagian bawah lemari es agar tidak terlalu dingin.

Ekstrak daun pepaya mungkin mulai berdampak positif pada jumlah trombosit Anda pada hari kedua konsumsi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

10 Penyebab Keluar Darah Setelah Berhubungan Seks Tapi Tidak Haid

10 Penyebab Keluar Darah Setelah Berhubungan Seks Tapi Tidak Haid

Health
7 Penyebab Puting Berwarna Hitam, Bisa KB hingga Kanker

7 Penyebab Puting Berwarna Hitam, Bisa KB hingga Kanker

Health
Vulvodynia

Vulvodynia

Health
8 Penyebab Demam pada Bayi yang Perlu Diketahui

8 Penyebab Demam pada Bayi yang Perlu Diketahui

Health
Skizorenia Paranoid

Skizorenia Paranoid

Penyakit
13 Gejala Awal Lupus yang Harus Diperhatikan

13 Gejala Awal Lupus yang Harus Diperhatikan

Health
Asites

Asites

Penyakit
15 Gejala Serangan Panik yang Perlu Diketahui

15 Gejala Serangan Panik yang Perlu Diketahui

Health
Anemia

Anemia

Penyakit
Cara Mudah Meningkatkan Daya Tahan Tubuh

Cara Mudah Meningkatkan Daya Tahan Tubuh

Health
Aritmia

Aritmia

Penyakit
Bagaimana Kolesterol Tinggi Bisa Menyebabkan Darah Tinggi?

Bagaimana Kolesterol Tinggi Bisa Menyebabkan Darah Tinggi?

Health
Mikosis

Mikosis

Penyakit
Bahaya Buat Kesehatan Mental, Kenali 7 Tanda Toxic Parent

Bahaya Buat Kesehatan Mental, Kenali 7 Tanda Toxic Parent

Health
Ablasi Retina

Ablasi Retina

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.