Kompas.com - 28/05/2021, 20:02 WIB
Ilustrasi. Ilustrasi.

KOMPAS.com - Banyak pasangan yang merasa gamang ketika akan berkomitmen menjalani program hamil setelah keguguran.

Hal itu wajar. Pasalnya, keguguran acapkali meninggalkan luka mendalam di hati para pasangan.

Tak jarang, ada pasangan yang sampai trauma kehilangan buah hati lagi ketika sedang berupaya memiliki momongan kembali.

Sebelum mengulas program hamil setelah keguguran, ketahui dulu kapan baiknya wanita bisa hamil lagi pasca-keguguran.

Baca juga: 4 Tanda-tanda Keguguran yang Pantang Disepelekan

Setelah keguguran, kapan bisa hamil lagi?

Pasangan disarankan untuk menunggu setidaknya tiga bulan bulan sebelum kembali menjajal program hamil setelah keguguran.

Melansir What to Expect, anjuran tersebut dibuat dengan pertimbangan kondisi rahim wanita yang butuh waktu untuk pulih setelah keguguran.

Sejumlah 60% keuntungan dari artikel Health Kompas.com disalurkan untuk warga terdampak Covid-19.

#JernihkanHarapan dengan membagikan artikel-artikel Health Kompas.com yang bermanfaat di media sosial agar lebih banyak warga terbantu. — Bagikan artikel ini

7 Tips Program Hamil Setelah Keguguran
Bagi pasangan sudah berkomitmen untuk siap menjalani program hamil setelah keguguran, simak beberapa tips untuk mendukung kehamilan sehat berikut...
Bagikan artikel ini melalui

Namun, dokter biasanya akan mengembalikan keputusan kapan bisa hamil lagi setelah keguguran kepada pasangan. Pertimbangan utamanya tentu saja terkait kondisi fisik dan kesiapan mental calon ibu.

Selain itu, pastikan wanita yang akan program hamil tidak memiliki jaringan parut, tidak ada potongan plasenta, atau darah yang tertinggal di dalam rahim.

Kondisi di atas membuat wanita perlu menunggu lebih lama sebelum tubuhnya siap hamil lagi setelah keguguran.

Hal yang perlu diketahui, wanita yang merasa tubuhnya baik-baik saja belum tentu siap hamil lagi ketika masih merasakan tekanan emosional keguguran.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Memahami Penyebab Tekanan Darah Rendah

Memahami Penyebab Tekanan Darah Rendah

Health
Kulit Kepala Perih

Kulit Kepala Perih

Penyakit
Detak Jantung Melambat, Bahayakah?

Detak Jantung Melambat, Bahayakah?

Health
Flu Hong Kong

Flu Hong Kong

Penyakit
Dokter Ingatkah Atlet Juga Bisa Alami Obesitas Meski Rutin Olahraga

Dokter Ingatkah Atlet Juga Bisa Alami Obesitas Meski Rutin Olahraga

Health
Lidah Berdarah

Lidah Berdarah

Penyakit
Mengapa Kematian Akibat Kanker Paru-paru pada Wanita Lebih Tinggi?

Mengapa Kematian Akibat Kanker Paru-paru pada Wanita Lebih Tinggi?

Health
Jari Tangan Bengkok

Jari Tangan Bengkok

Penyakit
Kenali 8 Penyebab Jerawat di Dada

Kenali 8 Penyebab Jerawat di Dada

Health
Pilek

Pilek

Penyakit
8 Infeksi Menular Seksual yang Sering Menyerang

8 Infeksi Menular Seksual yang Sering Menyerang

Health
5 Posisi Seks saat Hamil Tua yang Aman

5 Posisi Seks saat Hamil Tua yang Aman

Health
Pantat Bau

Pantat Bau

Penyakit
7 Ciri-ciri Penyakit Ginjal Stadium Awal

7 Ciri-ciri Penyakit Ginjal Stadium Awal

Health
Bau Badan

Bau Badan

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.