Kompas.com - 31/05/2021, 12:00 WIB
Ilustrasi virus corona, Covid-19. FreepikIlustrasi virus corona, Covid-19.

KOMPAS.com - Gejala Covid-19 memang beragam dan masih akan terus dipelajari oleh peneliti.

Virus ini memang tergolong baru sehingga butuh banyak penelitian lanjutan.

Bahkan, laporan terbaru menyebut bahwa Covid-19 bisa memicu berbagai masalah pendengaran, salah satunya Tinnitus.

Baca juga: Apakah Penderita Asma Rentan Terinfeksi Covid-19?

Apa itu tinnitus?

Pakar kesehatan dari Cleveland Clinic, Sarah Sydlowski mengatakan tinnitus adalah gangguan pendengaran yang memicu dering di telinga atau munculnya suara apa pun yang mengganggu.

Beberapa orang yang mengalami tinnitus sering merasa mendengar lagu berulang-ulang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Orang lain mungkin mendengar dering, berdengung atau mendesing.
"Apa yang didengar berasal dari tempat lain di dalam sistem Anda,” kata Sydlowski.

Umumnya, tinitus adalah akibat dari kerusakan telinga bagian dalam atau koklea.

Jika ini terjadi, koklea tidak berhenti bekerja yang bisa menyebabkan munculnya suara tertentu.

Dan saat telinga bagian dalam tidak berfungsi dengan benar, telinga mulai mengeluarkan suara untuk menggantikan apa yang seharusnya Anda dengar secara alami.

Kaitan tinnitus dan Covid-19

Riset yang diterbitkan dalam International Journal of Audiology membuktikan bahwa orang yang terinfeksi Covid-19 juga mengalami gejala tinnitus.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X