Kompas.com - 31/05/2021, 23:55 WIB

KOMPAS.com - Penyebab vagina kering biasanya berasal dari penurunan kadar hormon estrogen selama menopause.

Melansir Women’s Health Concern, vagina kering dialami lebih dari setengah wanita yang menopause.

Tapi, di luar menopause, ada beberapa kondisi dan masalah kesehatan yang bisa menyebabkan vagina kering.

Baca juga: 7 Bau Vagina dan Artinya Bagi Kesehatan Reproduksi Wanita

Masalah kesehatan ini terkadang membuat wanita merasa minder serta merasakan sakit saat berhubungan seks, berjalan, olahraga, atau aktivitas sehari-hari lainnya.

Berikut beberapa penyebab vagina kering dan cara mengatasinya yang perlu para wanita ketahui:

1. Perubahan hormon

Melansir Everyday Health, perubahan hormon estrogen bisa terjadi selama menopause, perimenopause atau menjelang menopause, setelah melahirkan, atau selama menyusui.

Kurangnya estrogen bisa membuat kulit dan jaringan sekitar vagina menjadi lebih tipis, kurang elastis, dan vagina lebih kering ketimbang kondisi biasanya.

2. Efek samping perawatan kanker

Perawatan kanker seperti kemoterapi dan radiasi panggul bisa menurunkan hormon estrogen pada penderitanya.

Jumlah estrogen yang berkurang secara signifikan tersebut bisa menyebabkan vagina kering.

Baca juga: Varises Vagina: Gejala, Penyebab, Cara Mengatasi

3. Efek samping obat tertentu

Sejumlah obat seperti obat alergi, obat flu, obat asma, sampai obat antidepresan bisa membuat sejumlah bagian tubuh lebih kering ketimbang biasanya, termasuk vagina.

Hindari sembarangan menghentikan atau mengganti obat yang punya efek samping menyebabkan vagina kering.

Konsultasikan ke dokter untuk merekomendasikan obat pengganti jika obat yang Anda konsumsi jadi penyebab vagina kering.

4. Libido rendah

Di beberapa kasus lainnya, penyebab vagina kering saat berhubungan seks juga bisa disebabkan libido rendah atau masalah seksual pada pasangan.

Jika pasangan mengalami masalah seksual seperti ejakulasi dini, vagina cenderung kering karena minimnya rangsangan.

Selama ada rangsangan seksual, kelenjar Bartholin yang terletak di pintu masuk vagina akan menghasilkan kelembapan ekstra untuk pelumas alami.

5. Paparan bahan kimia yang mengiritasi vagina

Alasan lain kenapa vagina kering juga bisa berasal dari paparan bahan kimia tertentu yang mengiritasi vagina.

Bahan kimia tersebut bisa berupa produk kebersihan kewanitaan, pembalut, sabun mandi, bahan kimia pembunuh kuman di kolam renang, sampai sabun cuci celana dalam atau handuk.

Baca juga: Penyebab Benjolan di Vagina dan Cara Menghilangkannya

6. Stres dan cemas

Faktor psikologi dan emosional seperti stres dan kecemasan juga bisa jadi penyebab vagina kering.

Ketika dalam kondisi penuh tekanan, aliran darah yang mengalir ke sejumlah bagian tubuh cenderung tidak lancar. Imbasnya, vagina lebih kering ketimbang biasanya.

Cara mengatasi vagina kering perlu disesuaikan penyebab mendasarnya. Perawatannya bisa menggunakan terapi hormon sampai menggunakan pelumas vagina.

Baca juga: Tips Memilih Pelumas Seks yang Aman

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.