Kompas.com - 02/06/2021, 22:31 WIB
Ilustrasi vagina. SHUTTERSTOCKIlustrasi vagina.

KOMPAS.com - Vagina kering adalah masalah kesehatan yang jamak dirasakan wanita.

Wanita biasanya merasakan vagina kering setelah menopause, ketika kadar hormon estrogen lebih rendah ketimbang biasanya.

Namun, masalah kesehatan ini juga bisa dialami wanita yang belum menopause atau masih dalam usia subur.

Baca juga: 6 Penyebab Vagina Kering, Tak Selalu Terkait Menopause

Melansir NHS, penyebab vagina kering bisa beragam, antara lain:

  • Turunnya produksi hormon saat menopause, jelang menopause, atau saat menyusui
  • Efek samping pil kontrasepsi dan sejumlah obat antidepresan
  • Efek samping operasi pengangkatan rahim atau histerektomi
  • Efek samping perawatan kanker seperti kemoterapi dan radiasi
  • Iritasi pada vagina karena paparan bahan kimia tertentu seperti pembalut, sabun kewanitaan, sampai sabun cuci celana dalam atau handuk
  • Masalah kesehatan seperti diabetes atau sindrom sjögren
  • Stres atau cemas

Pengobatan untuk mengatasi vagina kering perlu diupayakan. Tanpa penanganan yang tepat, kondisi ini bisa semakin parah seiring berjalannya waktu.

Baca juga: 7 Bau Vagina dan Artinya Bagi Kesehatan Reproduksi Wanita

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Di luar masalah kesehatan tertentu, berikut beberapa cara mengatasi vagina kering yang bisa dijajal di rumah:

1. Gunakan pelembab vagina

Melansir WebMD, cara mengurangi vagina kering yang cukup praktis adalah menggunakan pelembab vagina.

Pelembab vagina dirancang khusus untuk melembabkan area sensitif tubuh wanita.

Cara menggunakan pelembab vagina cukup praktis. Sebelum tidur, oleskan pelembab vagina ke sekitar dinding vagina agar terserap dengan baik.

Jangan gunakan pelembab atau krim sembarangan yang tidak dirancang khusus untuk vagina karena bisa memicu iritasi dan membuat vagina makin kering.

Halaman:

Sumber WebMD,NHS
Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Akalasia
Akalasia
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

9 Penyebab Sering Berdeham, Termasuk Bisa Jadi Gejala Penyakit

9 Penyebab Sering Berdeham, Termasuk Bisa Jadi Gejala Penyakit

Health
Mitos atau Fakta, Sering Marah Bikin Darah Tinggi?

Mitos atau Fakta, Sering Marah Bikin Darah Tinggi?

Health
Hepatitis D

Hepatitis D

Penyakit
16 Gejala Laryngopharyngeal Reflux (LPR) yang Perlu Diwaspadai

16 Gejala Laryngopharyngeal Reflux (LPR) yang Perlu Diwaspadai

Health
Keseleo

Keseleo

Penyakit
6 Pantangan Makanan Setelah Sunat

6 Pantangan Makanan Setelah Sunat

Health
11 Gejala Kecemasan pada Anak yang Tidak Boleh Disepelekan

11 Gejala Kecemasan pada Anak yang Tidak Boleh Disepelekan

Health
12 Cara Mengobati Ambeien Berdarah secara Alami, Obat, dan Operasi

12 Cara Mengobati Ambeien Berdarah secara Alami, Obat, dan Operasi

Health
Hamil di Atas Usia 35 Tahun Berisiko Tinggi, Begini Cara agar Tetap Sehat

Hamil di Atas Usia 35 Tahun Berisiko Tinggi, Begini Cara agar Tetap Sehat

Health
Infeksi Payudara

Infeksi Payudara

Penyakit
Gejalanya Mirip, Ini Beda Gangguan Kepribadian Ambang dan Bipolar

Gejalanya Mirip, Ini Beda Gangguan Kepribadian Ambang dan Bipolar

Health
Sindrom Brugada

Sindrom Brugada

Penyakit
8 Penyebab Mata Gatal di Malam Hari

8 Penyebab Mata Gatal di Malam Hari

Health
Lichen Planus

Lichen Planus

Penyakit
Kok Bisa Hasil Test Pack Keliru?

Kok Bisa Hasil Test Pack Keliru?

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.