Kompas.com - 19/06/2021, 22:37 WIB
Ilustrasi ibu hamil dan janin dalam kandungan. SHUTTERSTOCK/zffotoIlustrasi ibu hamil dan janin dalam kandungan.

KOMPAS.com - Sejumlah ibu hamil jamak merasakan gangguan pencernaan seperti susah buang air besar (BAB).

Masalah kesehatan yang bikin perut kembung dan lambung tak nyaman ini umumnya terjadi di trimester pertama atau masa awal kehamilan.

Namun, ada juga ibu hamil yang luput dari masalah susah BAB sepanjang mengandung buah hatinya.

Sebelum membahas cara mengatasi susah BAB saat hamil, kenali dulu beberapa penyebabnya.

Baca juga: 10 Vitamin dan Mineral Penting untuk Ibu Hamil

Penyebab susah BAB saat hamil

Melansir Medical News Today, ada beberapa penyebab susah BAB saat hamil, di antaranya:

  • Perubahan hormon yang membuat pergerakan usus melambat. Dampaknya, cairan yang diserap di tinja jadi meningkat dan kotoran BAB jadi lebih padat
  • Penggunaan vitamin kehamilan, terutama zat besi, memiliki efek samping konstipasi
  • Tekanan dari rahim ke usus membuat kotoran di saluran pencernaan jadi susah bergerak

Para ibu hamil yang merasakan susah BAB tak perlu khawatir berlebihan, karena sembelit dapat dihilangkan dengan sejumlah langkah.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: 10 Buah yang Baik Dikonsumsi untuk Ibu Hamil

Cara mengatasi susah BAB pada ibu hamil

Dilansir dari What to Expect, cara mengatasi susah BAB pada ibu hamil yang bisa dijajal antara lain:

  • Penuhi kebutuhan cairan

Minum cairan delapan sampai 10 gelas cairan per hari bisa membantu melancarkan BAB.

Cairan bisa membuat makanan padat bergerak lebih mudah di saluran pencernaan, sekaligus melunakkan feses.

Ibu hamil bisa minum air putih serta buah yang banyak mengandung air seperti semangka, melon, jeruk, tomat, pir, dan sebagainya.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Amnesia

Amnesia

Penyakit
9 Penyebab Sering Berdeham, Termasuk Bisa Jadi Gejala Penyakit

9 Penyebab Sering Berdeham, Termasuk Bisa Jadi Gejala Penyakit

Health
Mitos atau Fakta, Sering Marah Bikin Darah Tinggi?

Mitos atau Fakta, Sering Marah Bikin Darah Tinggi?

Health
Hepatitis D

Hepatitis D

Penyakit
16 Gejala Laryngopharyngeal Reflux (LPR) yang Perlu Diwaspadai

16 Gejala Laryngopharyngeal Reflux (LPR) yang Perlu Diwaspadai

Health
Keseleo

Keseleo

Penyakit
6 Pantangan Makanan Setelah Sunat

6 Pantangan Makanan Setelah Sunat

Health
11 Gejala Kecemasan pada Anak yang Tidak Boleh Disepelekan

11 Gejala Kecemasan pada Anak yang Tidak Boleh Disepelekan

Health
12 Cara Mengobati Ambeien Berdarah secara Alami, Obat, dan Operasi

12 Cara Mengobati Ambeien Berdarah secara Alami, Obat, dan Operasi

Health
Hamil di Atas Usia 35 Tahun Berisiko Tinggi, Begini Cara agar Tetap Sehat

Hamil di Atas Usia 35 Tahun Berisiko Tinggi, Begini Cara agar Tetap Sehat

Health
Infeksi Payudara

Infeksi Payudara

Penyakit
Gejalanya Mirip, Ini Beda Gangguan Kepribadian Ambang dan Bipolar

Gejalanya Mirip, Ini Beda Gangguan Kepribadian Ambang dan Bipolar

Health
Sindrom Brugada

Sindrom Brugada

Penyakit
8 Penyebab Mata Gatal di Malam Hari

8 Penyebab Mata Gatal di Malam Hari

Health
Lichen Planus

Lichen Planus

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.