Kompas.com - 06/08/2021, 15:00 WIB
Ilustrasi penderita kanker payudara yang terkena Covid-19 Ilustrasi penderita kanker payudara yang terkena Covid-19

Para peneliti juga mencatat bahwa orang yang berusia di atas 60 tahun memiliki risiko terbesar.

Namun, penelitian tersebut masih mencakup penelitian secara luas, belum spesifik terhadap kanker payudara.

Penderita kanker yang menderita Covid-19 akan memiliki kemungkinan terkena risiko lebih parah.

Hal ini disebabkan oleh beberapa penyebab berikut.

Gejala Covid-19 yang memburuk

Seseorang dengan sistem kekebalan yang lemah – karena pengobatan kanker, misalnya – lebih mungkin mengalami gejala Covid-19 yang parah.

Menurut badan amal breastcancer.org, risiko ini mungkin lebih tinggi pada orang dengan kanker payudara yang telah menyebar ke paru-paru karena Covid-19 adalah penyakit pernapasan.

Baca juga: Informasi Seputar Vaksin Covid-19 yang Harus Kamu Ketahui

Pembatalan operasi

Banyak rumah sakit dan pusat kesehatan lainnya telah merekomendasikan untuk menunda operasi elektif, termasuk beberapa operasi kanker .

Dokter dan penyedia layanan kesehatan lainnya menghadapi paparan yang sangat tinggi terhadap SARS-CoV-2.

Pergi ke kantor dokter, klinik, atau rumah sakit bisa berbahaya, terutama bagi orang dengan sistem kekebalan yang lemah.

Untuk alasan yang sama, beberapa ahli onkologi dan penyedia layanan kesehatan lainnya mungkin menunda pemeriksaan kanker.

Kekhawatiran obat resep

Beberapa orang mungkin mengalami kesulitan untuk mendapatkan resep paliatif.

Mengutip dari wawancara Medical News Today, Angela Rasmussen, Ph.D., seorang ahli virologi di Universitas Columbia, mengatakan bahwa tampaknya ada gangguan dalam rantai pasokan obat dan bahan bakunya.

Secara keseluruhan, penting untuk merencanakan ke depan dan bertanya tentang kemungkinan mendapatkan lebih banyak obat untuk persediaan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.