Kompas.com - 16/08/2021, 10:31 WIB
Jika dikonsumsi berlebihan, minuman soda bisa melemahkan sistem imun. Unsplash/K8 HjjayrscfJika dikonsumsi berlebihan, minuman soda bisa melemahkan sistem imun.

KOMPAS.com - Orang dengan diabetes perlu memastikan bahwa mereka mengikuti diet yang sehat, tetapi ini tidak hanya mengacu pada makanan.

Minuman juga dapat mempengaruhi kadar gula darah dalam beberapa cara.

Ketika seseorang menderita diabetes, tubuh mereka tidak menggunakan insulin dengan benar untuk menarik glukosa, atau gula darah, ke dalam sel untuk energi.

Hal ini dapat menyebabkan kadar gula darah tinggi dan beberapa komplikasi serius.

Minuman yang mengandung gula dapat menyebabkan lonjakan gula atau kadar glukosa yang tinggi secara tiba-tiba dalam darah.

Baca juga: 5 Komplikasi Diabetes pada Mata yang Perlu Diwaspadai

Kondisi ini bisa berbahaya bagi penderita diabetes.

Lalu, minuman apa yang sebaiknya dihindari oleh penderita diabetes? Berikut daftar lengkapnya, seperti dilansir dari Medical News Today.

Minuman soda dan minuman berenergi

Soda dan minuman manis lainnya dapat meningkatkan risiko diabetes tipe 2, berat badan naik, dan sindrom metabolik.

Kelebihan berat badan merupakan faktor risiko untuk mengembangkan diabetes tipe 2.

Obesitas dan diabetes adalah ciri dari sindrom metabolik.

Bagi orang yang sudah menderita diabetes, jenis minuman ini mengandung gula dalam jumlah besar.

Selain itu, minuman ini tidak mengenyangkan karena hanya mengandung karbohidrat sederhana dan tanpa serat.

Minum soda tanpa makanan sehat dapat menyebabkan lonjakan besar kadar gula darah.

Dengan demikian, hal yang terbaik adalah menghindari atau membatasi asupan soda dan minuman energi yang banyak mengandung gula untuk mengurangi kemungkinan lonjakan gula.

Baca juga: Amankah Kopi Dikonsumsi Penderita Diabetes?

Koktail buah

Minuman manis, seperti fruit punch, mungkin terasa seperti jus buah, tetapi sering kali mengandung gula atau sirup jagung tingkat tinggi.

Selain itu, juga mengandung sedikit atau tidak sama sekali jus buah asli.

Bahan-bahan ini dapat menyebabkan lonjakan kadar gula darah yang sama dengan soda.

Mereka memberikan konsentrasi gula yang tinggi tetapi nilai gizinya jauh lebih sedikit daripada jus buah murni 100 persen.

Orang dapat menikmati jus buah segar 100 persen dalam jumlah sedang.

Minuman beralkohol

Orang dengan diabetes dapat mengonsumsi alkohol, tetapi mereka harus memperhatikan berapa banyak dan kapan mereka minum.

Hal ini disebabkan beberapa hal berikut.

  • Kebanyakan alkohol memang tidak mengandung gula, tetapi bir mengandung karbohidrat. Selain itu, banyak racikan alkohol juga mengandung gula. Hal ini dapat menyebabkan peningkatan kadar gula darah dan kemungkinan kenaikan berat badan.
  • Alkohol memengaruhi cara hati menghasilkan glukosa, yang dapat menyebabkan penurunan gula darah yang tidak terduga, atau hipoglikemia. Orang yang menggunakan insulin harus menyadari dampak alkohol terhadap kadar glukosa.
  • Konsumsi alkohol yang berlebihan dapat menyebabkan penyakit hati dan masalah lain bagi penderita diabetes, seperti yang dapat terjadi pada orang lain.
  • Alkohol dapat menyebabkan penurunan gula darah. Ini bisa menjadi masalah bagi orang yang menggunakan insulin. Namun, banyak penderita diabetes dapat mengonsumsi sedikit alkohol.

Baca juga: Sering Tidak Disadari, Kenali 9 Gejala Awal Diabetes Tipe 2

American Diabetes Association (ADA) merekomendasikan hal-hal berikut sebagai batas yang sesuai:

  • satu minuman sehari untuk wanita
  • dua minuman sehari untuk pria
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemfigoid Bulosa

Pemfigoid Bulosa

Penyakit
9 Bahaya Kelebihan Protein bagi Tubuh

9 Bahaya Kelebihan Protein bagi Tubuh

Health
Limfoma Burkitt

Limfoma Burkitt

Penyakit
Kenapa Pria Lebih Sering Ngorok Dibanding Wanita?

Kenapa Pria Lebih Sering Ngorok Dibanding Wanita?

Health
Rakitis

Rakitis

Penyakit
Vaksinasi Covid-19 pada Penderita Tumor, Kista, dan Kanker Kandungan

Vaksinasi Covid-19 pada Penderita Tumor, Kista, dan Kanker Kandungan

Health
8 Makanan dan Minuman yang Baik Dikonsumsi saat Flu

8 Makanan dan Minuman yang Baik Dikonsumsi saat Flu

Health
Mengapa Penderita BPD Sering Bermasalah dalam Hubungan Asmara?

Mengapa Penderita BPD Sering Bermasalah dalam Hubungan Asmara?

Health
6 Jenis Makanan Untuk Turunkan Kadar Kolesterol Jahat

6 Jenis Makanan Untuk Turunkan Kadar Kolesterol Jahat

Health
Minum Kopi Kok Bikin Kebelet BAB?

Minum Kopi Kok Bikin Kebelet BAB?

Health
Cara Mengatasi Eksim di Penis

Cara Mengatasi Eksim di Penis

Health
Penebalan Dinding Rahim

Penebalan Dinding Rahim

Penyakit
6 Penyebab Kram Perut saat Hamil yang Perlu Diwaspadai

6 Penyebab Kram Perut saat Hamil yang Perlu Diwaspadai

Health
5 Minuman Pelega Sakit Tenggorokan dan Jaga Daya Tahan Tubuh

5 Minuman Pelega Sakit Tenggorokan dan Jaga Daya Tahan Tubuh

Health
Benarkah Ibu Menyusui Tak Boleh Konsumsi Makanan Pedas?

Benarkah Ibu Menyusui Tak Boleh Konsumsi Makanan Pedas?

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.