Kompas.com - 16/08/2021, 13:30 WIB
Ilustrasi berhenti merokok. Nopphon_1987Ilustrasi berhenti merokok.

KOMPAS.com – Berhenti merokok adalah hal terpenting yang dapat Anda lakukan untuk mencegah kanker paru-paru. Tapi, bagaimana pun juga, berhenti merokok bukan satu-satunya cara mencegah kanker paru-paru yang bisa dilakukan.

Karena banyak yang menganggap kanker paru-paru sebagai "penyakit perokok", Anda pada akhirnya mungkin tidak menyadari bahwa ada faktor risiko lain, seperti paparan radon dan pekerjaan.

Dari semua orang yang terkena kanker paru-paru, setengahnya dilaporkan adalah mantan perokok atau orang yang tidak pernah merokok sama sekali.

Baca juga: 8 Gejala Kanker Paru-paru yang Sering Muncul

Apapun riwayat merokok Anda, penting untuk melakukan apa yang Anda bisa untuk mengurangi risiko kanker paru-paru Anda dan keluarga Anda.

Tidak ada kata terlambat untuk mulai mengurangi faktor risiko dan membuat perubahan gaya hidup yang dapat membantu mencegah penyakit ini.

Berikut adalah tips atau cara mencegah kanker paru-paru yang baik dipertimbangkan:

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

1. Berhenti merokok

Sejelas kelihatannya, berhenti merokok tetap menjadi satu-satunya cara terbaik untuk mencegah kanker paru-paru, apakah Anda telah merokok selama satu tahun atau beberapa dekade.

Dilansir dari Very Well Health, penelitian telah menunjukkan bahwa sebanyak 90 persen dari semua kasus kanker paru-paru adalah akibat langsung dari merokok

Asap rokok mengandung banyak zat beracun, termasuk formaldehida, benzena, dan arsenik. Bahan kimia ini dapat menyebabkan kanker dan meningkatkan risiko penyakit pernapasan lainnya. Ini termasuk penyakit paru obstruktif kronik (PPOK) dan faktor risiko independen untuk kanker paru-paru.

Baca juga: 5 Bahaya Nikotin dalam Rokok Elektrik

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

4 Jenis Orang yang Rentan Mengalami Kekurangan Zat Besi

4 Jenis Orang yang Rentan Mengalami Kekurangan Zat Besi

Health
Gastroparesis

Gastroparesis

Penyakit
Apa itu Demensia? Kenali Gejala, Penyebab, Cara Mengobatinya

Apa itu Demensia? Kenali Gejala, Penyebab, Cara Mengobatinya

Health
Trikotilomania

Trikotilomania

Penyakit
Kenali Apa itu Infeksi Liver, Gejala, Penyebab, Cara Mengobatinya

Kenali Apa itu Infeksi Liver, Gejala, Penyebab, Cara Mengobatinya

Health
Coccidioidomycosis

Coccidioidomycosis

Penyakit
7 Nutrisi yang Baik untuk Kesehatan Mata, Bukan Hanya Vitamin A

7 Nutrisi yang Baik untuk Kesehatan Mata, Bukan Hanya Vitamin A

Health
Prolaktinoma

Prolaktinoma

Penyakit
Berapa Lama Normalnya Wanita Mengalami Menstruasi?

Berapa Lama Normalnya Wanita Mengalami Menstruasi?

Health
Penis Bengkok

Penis Bengkok

Penyakit
Tentang Covid-19 varian Omicorn yang Harus Kamu Tahu

Tentang Covid-19 varian Omicorn yang Harus Kamu Tahu

Health
Labirinitis

Labirinitis

Penyakit
15 Gejala Blefaritis (Radang Kelopak Mata) yang Perlu Diwaspadai

15 Gejala Blefaritis (Radang Kelopak Mata) yang Perlu Diwaspadai

Health
Bipolar

Bipolar

Penyakit
11 Penyebab Bulu Mata Memutih, Bukan Hanya Penuaan

11 Penyebab Bulu Mata Memutih, Bukan Hanya Penuaan

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.