Kompas.com - 23/08/2021, 16:30 WIB

Hal ini menyebabkan kadar gula darah lebih tinggi dari normal.

Sementara itu, diabetes tipe 2 terjadi ketika tubuh masih bisa memproduksi insulin, tetapi tidak dapat menggunakannya sebagaimana mestinya.

Resistensi ini menyebabkan pankreas memproduksi lebih banyak insulin.

Penambahan insulin meningkatkan kadar hormon dalam aliran darah sehingga dapat memiliki efek negatif jangka panjang pada otak.

Kehilangan memori dan gangguan kognitif umum mungkin terkait dengan diabetes tipe 2.

Kerusakan pada pembuluh darah sering terjadi pada penderita diabetes.

Kerusakan ini dapat menyebabkan masalah kognitif dan demensia vaskular. 

Sebuah studi menunjukkan bahwa alzheimer berhubungan erat dengan pensinyalan insulin dan metabolisme glukosa di otak.

Otak mengandung reseptor insulin.

Struktur ini mengenali insulin dan insulin mempengaruhi kognisi dan memori.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.