Kompas.com - 05/09/2021, 11:01 WIB

KOMPAS.com - Cardiac arrest atau henti jantung adalah masalah jantung serius.

Pada kasus henti jantung, jantung berarti berhenti berdetak.

Kondisi ini juga dikenal sebagai kematian jantung mendadak atau sudden cardiac death.

Baca juga: 2 Penyebab Henti Jantung yang Perlu Diwaspadai

Detak jantung kita dikendalikan oleh impuls elektrik.

Gejala serangan jantung saat tidur, seperti nyeri dada dan muncul keringat dingin penting dikenali untuk dapat dikonsultasikan segera dengan dokter.

Ketika impuls ini berubah pola, detak jantung bisa menjadi tidak teratur. Kondisi ini juga dikenal sebagai aritmia.

Beberapa aritmia lambat, yang lain bisa cepat.

Henti jantung terjadi ketika irama jantung berhenti.

Kondisi tersebut dapat menyebabkan kematian atau kecacatan.

Gejala henti jantung

Tergantung pada penyebabnya, henti jantung dapat menyerupai kondisi lain.

Ada tiga tanda yang ketika muncul bersamaan dapat membantu Anda membedakan henti jantung dari keadaan darurat lainnya. Jika ragu, cari bantuan medis darurat.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.