Kompas.com - 09/10/2021, 08:00 WIB
Ilustrasi kanker payudara ShutterstockIlustrasi kanker payudara

KOMPAS.com - Kanker payudara menempati urutan kedua penyebab kematian tertinggi di Indonesia, terutama bagi perempuan.

Pernyataan ini didukung dengan data Global Cancer Observatory tahun 2020 yang menyebutkan bahwa terdapat 30,8 persen atau sebesar 65.858 kasus kanker payudara dari total kasus kanker terbaru di Indonesia.

Namun, kesadaran masyarakat akan kanker payudara masih sangat minim sehingga 70 persen penderita kanker yang datang memeriksakan diri ke dokter telah memasuki stadium lanjut.

Hal ini sangat disayangkan karena apabila kanker payudara dapat ditemukan atau dideteksi pada stadium awal, tingkat harapan hidup menjadi lebih tinggi hingga 95 persen.

Baca juga: 10 Penyebab Kanker Payudara dan Cara Mencegahnya

Oleh karena itu, dalam sebuah acara virtual mengenai kanker payudara Rabu (6/10), pakar onkologi dari RS Kanker Dharmais, dr. Walta Gautama, Sp.B(K) Onk, memberikan penekanan mengenai pentingnya melakukan deteksi dini kanker payudara.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ia menjelaskan bahwa deteksi dini dapat dibagi menjadi 3 bagian yaitu SADARI, SADANIS, dan Skrining

SADARI (Periksa Payudara Sendiri)

Menurut Walta, sering kali perempuan keliru dan mengabaikan benjolan atau gejala kanker payudara karena tidak mengetahui dengan pasti bagian atau batasan pada payudara yang perlu diperiksa.

SADARI dilakukan dengan memeriksa dan meraba seluruh bagian pada payudara termasuk 2 jari di bawah tulang selangkang, garis tengah dari ketiak, dan garis tengah di bawah payudara.

Walta mengungkapkan bahwa SADARI sudah dapat dilakukan setiap bulan sejak perempuan sudah memiliki payudara atau mengalami menstruasi.

Selain itu, perlu diketahui bahwa waktu terbaik untuk melakukan SADARI adalah hari ke-7 hingga ke-10 setelah haid hari pertama.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Trypophobia

Trypophobia

Penyakit
4 Pantangan Makanan untuk Penderita Penyakit Prostat

4 Pantangan Makanan untuk Penderita Penyakit Prostat

Health
Iskemia

Iskemia

Penyakit
3 Cara Mengobati Penyakit Kantung Empedu

3 Cara Mengobati Penyakit Kantung Empedu

Health
Pendarahan Pasca Melahirkan

Pendarahan Pasca Melahirkan

Penyakit
Yang Sebaiknya Dilakukan Saat Mata Terkena Cairan Hand Sanitizer

Yang Sebaiknya Dilakukan Saat Mata Terkena Cairan Hand Sanitizer

Health
Penyakit Addison

Penyakit Addison

Penyakit
11 Cara Menjaga Kesehatan Mata yang Baik Diperhatikan

11 Cara Menjaga Kesehatan Mata yang Baik Diperhatikan

Health
8 Penyebab Selangkangan Hitam, Bisa Terkait Penyakit

8 Penyebab Selangkangan Hitam, Bisa Terkait Penyakit

Health
3 Gejala Ejakulasi Dini yang Perlu Diperhatikan

3 Gejala Ejakulasi Dini yang Perlu Diperhatikan

Health
Penis Gatal

Penis Gatal

Penyakit
9 Bahaya Obesitas yang Perlu Diwaspadai

9 Bahaya Obesitas yang Perlu Diwaspadai

Health
Premenstrual Syndrome (PMS)

Premenstrual Syndrome (PMS)

Penyakit
Vitiligo pada Bayi, Kenali Penyebab dan Cara Menyembuhkannya

Vitiligo pada Bayi, Kenali Penyebab dan Cara Menyembuhkannya

Health
Gangguan Pendengaran

Gangguan Pendengaran

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.