Kompas.com - 25/10/2021, 17:04 WIB

KOMPAS.com - Banyak orang menyarankan kita untuk menghindari makanan manis agar terhindar dari risiko diabetes.

Namun, makanan yang bisa memicu diabetes sebenarnya bukan dari rasa.

Salah satu cara terbaik untuk menentukan apakah makanan tersebut bisa meningkatkan risiko diabetes adalah melalui pengukuran indeks glikemik.

Indeks glikemik adalah patokan yang digunakan untuk mengukur potensi makanan tertentu bisa meningkatkan kadar gula darah.

Indeks glikemik suatu makanan dipengaruhi oleh banyak hal, seperti komposisi nutrisi, metode memasak, kematangan, dan jumlah pemrosesan yang telah dialami.

Baca juga: Regurgitasi Aorta

Mengenal Apa Itu Indeks Glikemik

Menurut pakar endokrinologi Alexander Williams, indeks glikemiks adalah patokan untuk mengukur seberapa cepat dan seberapa besar makanan tertentu bisa meningkatkan kadar gula.

Biasanya, indeks glikemik ini digunakan untuk mengklasifikasikan makanan mengandung karbohidrat.

"Indeks glikemik didasarkan pada pemahaman bahwa tidak setiap karbohidrat diciptakan sama," ucapnya.

Setiap jenis karbohidrat bereaksi pada tubuh dengan cara berbeda. Karbohidrat sederhana, misalnya, dipecah lebih cepat oleh tubuh daripada karbohidrat yang lebih kompleks.

Akibatnya, gula darah bisa melonjak dan kemudian turun dengan cepat. Hal inilah yang bisa membuat seseorang menjadi esisten terhadap insulin.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.