Kompas.com - 05/11/2021, 18:01 WIB

KOMPAS.com - Gagal napas adalah kondisi darurat medis yang bisa berdampak fatal apabila tidak mendapatkan penanganan cepat dan tepat.

Melansir Medline Plus, gagal napas bisa terjadi ketika tubuh kekurangan oksigen, kelebihan karbon dioksida, atau kombinasi keduanya.

Untuk meningkatkan kewaspadaan pada masalah kesehatan ini, kenali penyebab gagal napas sampai cara mencegahnya.

Baca juga: Apa itu Gagal Napas? Kenali Gejala, Kriteria, dan Penyebabnya

Penyebab gagal napas

Beragam kondisi yang memengaruhi pernapasan bisa menyebabkan gagal napas, antara lain gangguan otot, saraf, tulang, atau jaringan pernapsan.

Melansir beberapa sumber, penyebab gagal napas antara lain:

  • Penyakit paru obstruktif kronis (PPOK)
  • Radang paru-paru
  • Edema paru
  • Fibrosis paru
  • Asma
  • Pneumonia
  • Pneumotoraks
  • Emboli paru
  • Hipertensi paru
  • Covid-19
  • Penyakit jantung bawaan
  • Sindrom sesak napas akut
  • Komplikasi infeksi HIV
  • Skoliosis
  • Polio
  • Kegemukan dan obesitas
  • Overdosis obat
  • Keracunan zat berbahaya, termasuk menghirup asap kebakaran
  • Gangguan otot seperti distrofi otot
  • Penyakit amyotrophic lateral sclerosis (ALS)
  • Cedera tulang belakang
  • Cedera kepala dan leher
  • Hipotiroid
  • Stroke
  • Kebiasaan merokok

Gejala gagal napas tergantung pada penyebab mendasar kondisi ini dan sedikit banyaknya kadar oksigen serta karbon dioksida dalam darah.

Baca juga: Gagal Jantung di Usia Muda, Kenali Gejala dan Penyebabnya

Gejala gagal napas

Terdapat beberapa gejala gagal napas yang biasanya dirasakan pengidapnya. Melansir Patient, berikut beberapa di antaranya:

  • Sesak napas
  • Badan lemas
  • Kulit atau bibir kebiruan
  • Kebingungan
  • Hilang kesadaran atau susah terjaga
  • Napas cepat
  • Kejang
  • Koma

Ketika gagal napas dibarengi dengan gagal jantung, penderita biasanya juga mengalami pembengkakan di beberapa bagian tubuh seperti liver, perut, atau kaki.

Baca juga: 11 Tanda Gagal Jantung dan Penyebabnya

Cara mencegah gagal napas

Kebanyakan gagal napas muncul karena penyakit lain. Namun, kebiasaan merokok juga dapat meningkatkan risiko seseorang terkena masalah kesehatan ini.

Untuk mencegah gagal napas dan menjaga kesehatan secara keseluruhan, pastikan Anda setop merokok dan sebisa mungkin meminimalkan paparan asap rokok.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.