Kompas.com - 18/11/2021, 22:00 WIB

Kondisi ini harus segera didiagnosis.

Sementara kram panggul yang terjadi setelah menopause mungkin tidak menjadi perhatian, kadang-kadang bisa menjadi gejala dari kondisi yang lebih parah yang mungkin memerlukan perawatan medis.

Berikut ini beberapa kondisi yang menyebabkan seseorang mengalami kram pascamenopause.

Baca juga: Menstruasi Tidak Teratur

Fibroid rahim

Uterine fibroid adalah pertumbuhan kecil yang dapat terjadi pada dinding rahim atau rahim.

Pertumbuhan ini biasanya jinak, yang berarti tidak bersifat kanker.

Meskipun fibroid rahim lebih mungkin berkembang sebelum seseorang mengalami menopause, masih mungkin bagi orang tua untuk memilikinya.

Fibroid biasanya berhenti tumbuh atau menyusut setelah seseorang mengalami menopause.

Namun, seseorang mungkin masih mengalami gejala fibroid rahim, seperti tekanan panggul atau kram, setelah menstruasi mereka berhenti.

Endometriosis

Endometriosis adalah suatu kondisi ketika jaringan yang melapisi rahim mulai tumbuh di bagian lain dari tubuh, seperti di sekitar ovarium, saluran tuba, atau usus.

Endometriosis paling sering terjadi pada mereka yang berusia antara 30 hingga40 tahun, tetapi jarang, gejala masih bisa terjadi pascamenopause.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.