Kompas.com - 23/11/2021, 20:01 WIB
Ilustrasi pengukuran suhu tubuh, cara mengukur suhu tubuh dengan termometer agar hasilnya akurat Shutterstock/Pavel IlyukhinIlustrasi pengukuran suhu tubuh, cara mengukur suhu tubuh dengan termometer agar hasilnya akurat

KOMPAS.com - Pemeriksaan suhu tubuh penting untuk mengetahui apakah kondisi seseorang demam atau tidak.

Dilansir dari modul biomedik oleh Kementerian Kesehatan, suhu tubuh orang setiap hari berbeda-beda, tergantung kondisi tubuh dan lingkungan.

Suhu tubuh normal biasanya berada di kisaran antara 36,5 derajat Celsius sampai 37,5 derajat Celsius.

Baca juga: Berapakah Suhu Tubuh Normal Manusia?

Seseorang dikatakan mengalami demam apabila suhu tubuhnya mencapai 38 derajat Celsius atau lebih.

Untuk mengetahui suhu tubuh, ada beberapa langkah mengukur yang tepat agar hasilnya akurat.

Cara ini berbeda-beda tergantung dengan lokasi pengukuran suhu tubuh, seperti di mulut atau oral, ketiak atau aksila, anus atau rektal, telinga atau timpani. Berikut penjelasannya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Cara mengukur suhu tubuh di mulut

Cara mengukur suhu tubuh di mulut dengan termometer air raksa atau digital yakni:

  • Cuci tangan dengan sabun dan air mengalir sampai bersih atau gunakan hand sanitizer dengan benar
  • Tempatkan termometer yang sudah bersih di bawah lidah, terpatnya di bagian tengah rahang bawah
  • Tahan termometer dengan menutup rapat bibir atas dan bawah, ingat jangan digigit
  • Biarkan termometer bekerja mengukur suhu tubuh di posisi tersebut, diamkan selama 2-3 menit untuk termometer air raksa atau sampai sinyal terdengar untuk termometer digital
  • Setelah kelar, keluarkan termometer dari mulut dengan hati-hati
  • Baca hasil pengukuran suhu dan catat hasilnya agar tidak lupa
  • Bersihkan kembali termometer agar tetap steril sebelum digunakan lagi
  • Turunkan kembali tingkat air raksa termometer, atau reset ulang suhu untuk termometer digital
  • Simpan kembali termometer di wadahnya
  • Bersihkan tangan setelah mengukur suhu tubuh

Baca juga: Mitos atau Fakta, Makin Tinggi Suhu Demam Risiko Kejang Kian Besar?

Cara mengukur suhu tubuh di ketiak

Cara mengukur suhu tubuh di ketiak dengan termometer air raksa atau digital yakni:

  • Cuci tangan dengan sabun dan air mengalir sampai bersih atau gunakan hand sanitizer dengan benar
  • Atur posisi orang yang akan diukur suhu tubuhnya agar nyaman, bisa dengan duduk atau berbaring terlentang
  • Tempatkan termometer yang sudah bersih di tengah ketiak, lalu turunkan lengan tersebut dan silangkan lengan agar ketiak kembali rapat
  • Biarkan termometer bekerja di posisi tersebut, diamkan selama 5-10 menit untuk termometer air raksa atau sampai sinyal terdengar untuk termometer digital
  • Setelah selesai, keluarkan termometer dengan hati-hati
  • Baca hasil pengukuran suhu tubuh dan catat hasilnya agar tidak lupa
  • Bersihkan kembali termometer agar tetap steril sebelum digunakan lagi
  • Turunkan kembali tingkat air raksa termometer, atau reset ulang suhu untuk termometer digital
  • Simpan kembali termometer di wadahnya
  • Bersihkan tangan setelah mengukur suhu tubuh

Baca juga: Perbedaan Swab Antigen dan PCR dalam Tes Covid-19

Cara mengukur suhu tubuh di anus

Agar hasilnya lebih akurat, pengukuran suhu tubuh untuk anak di bawah usia tiga tahun disarankan di anus.

Pengukuran suhu tubuh di anus ini biasanya memberikan hasil satu derajat lebih tinggi dari pengukuran suhu tubuh di mulut untuk waktu yang sama.

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Sumber
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

3 Gejala Ejakulasi Dini yang Perlu Diperhatikan

3 Gejala Ejakulasi Dini yang Perlu Diperhatikan

Health
Penis Gatal

Penis Gatal

Penyakit
9 Bahaya Obesitas yang Perlu Diwaspadai

9 Bahaya Obesitas yang Perlu Diwaspadai

Health
Premenstrual Syndrome (PMS)

Premenstrual Syndrome (PMS)

Penyakit
Vitiligo pada Bayi, Kenali Penyebab dan Cara Menyembuhkannya

Vitiligo pada Bayi, Kenali Penyebab dan Cara Menyembuhkannya

Health
Gangguan Pendengaran

Gangguan Pendengaran

Penyakit
Apakah Flu Penyakit yang Berbahaya?

Apakah Flu Penyakit yang Berbahaya?

Health
Fenilketonuria

Fenilketonuria

Penyakit
Apakah Demam Berdarah (DBD) Menular?

Apakah Demam Berdarah (DBD) Menular?

Health
Hiperemesis Gravidarum

Hiperemesis Gravidarum

Penyakit
3 Manfaat Kesehatan Buah Naga

3 Manfaat Kesehatan Buah Naga

Health
Seasonal Affective Disorder (SAD)

Seasonal Affective Disorder (SAD)

Penyakit
7 Gejala Pembekuan Darah di Otak yang Perlu Diwaspadai

7 Gejala Pembekuan Darah di Otak yang Perlu Diwaspadai

Health
Batu Ginjal

Batu Ginjal

Penyakit
Mengenal 3 Jenis Afasia yang Banyak Dialami Penderita Stroke

Mengenal 3 Jenis Afasia yang Banyak Dialami Penderita Stroke

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.