Kompas.com - 02/12/2021, 06:00 WIB

Konjungtivitis papiler raksasa (GPC) juga dapat terjadi ketika seseorang menggunakan lensa kontak keras setelah operasi mata.

Kebersihan yang buruk saat menangani lensa kontak, larutan, dan wadah dapat menyebabkan infeksi mata.

4) Konjungtivitis Perenial

Konjungtivitis abadi berlangsung sepanjang tahun.

Ini terutama hasil dari alergi terhadap tungau debu rumah.

Ini adalah makhluk mikroskopis seperti serangga yang hidup terutama di tempat tidur, furnitur berlapis kain, dan karpet.

Tungau debu memakan sel-sel kulit yang ditumpahkan oleh manusia, dan mereka menyukai lingkungan yang hangat dan lembab.

Alergi tungau debu adalah respons sistem kekebalan terhadap protein tungau debu tertentu.

Hal ini menyebabkan berbagai masalah, termasuk konjungtivitis, hidung tersumbat atau berair, bersin, dan penyempitan saluran udara, seperti pada asma .

Penyebab lainnya termasuk bulu binatang, sisik kecil dari kulit binatang atau rambut atau bulu burung. Ini dapat menyebabkan reaksi alergi pada beberapa orang.

Baca juga: 7 Nutrisi yang Baik untuk Kesehatan Mata, Bukan Hanya Vitamin A

 

Penyebab konjungtivitis alergi

Anda mengalami konjungtivitis alergi ketika tubuh mencoba untuk mempertahankan diri terhadap ancaman yang dirasakan.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.