Kompas.com - 03/12/2021, 06:00 WIB

KOMPAS.com - Saat stres berat, denyut nadi biasanya lebih cepat dan kepala pusing luar biasa.

Laporan cleveland Clinic juga menyebutkan bahwa stres bisa memicu tekanan darah tinggi.

Sebenarnya, apa kaitan stres dengan tekanan darah tinggi?

Menurut Luke Laffin ahli medis dari Cleveland Clinic, stres terdiri dari dua jenis, yaitu stres kronis dan akut.

"Keduanya dapat menyebabkan tekanan darah Anda naik, keduanya memiliki efek jangka panjang yang berbeda," tambah dia.

Baca juga: Rinitis Alergi

Pengaruh stres terhadap tekanan darah

Stres akut adalah stres yang disebabkan oleh peristiwa tertentu, seperti tenggat waktu kerja yang sulit atau pertengkaran.

Dalam kasus ini, gejala stres muncul tetapi menghilang begitu stresor hilang.

“Stres akut dapat meningkatkan detak jantung Anda dan meningkatkan sistem saraf simpatik Anda, yang pada gilirannya meningkatkan tekanan darah Anda,” kata Laffin.

Berapa lama tekanan darah meningkat tergantung pada masalah yang dihadapi setiap orang.

Namun, latar belakang stres kronis bisa memicu tekanan darah tinggi masih belum banyak diketahui oleh para ahli.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.