Kompas.com - 09/12/2021, 11:00 WIB

KOMPAS.com - Orang dengan gagal ginjal mungkin mengalami kesulitan menghilangkan limbah dan air yang tidak diinginkan dari darah.

Dialisis atau cuci darah adalah cara buatan untuk melakukan proses ini.

Dialisis menggantikan kerja alami ginjal, sehingga disebut juga sebagai renal replacement therapy (RRT).

Melansir dari Medical News Today, ginjal yang sehat mengatur kadar air dan mineral tubuh serta membuang limbah.

Ginjal juga mengeluarkan produk tertentu yang penting dalam metabolisme, tetapi dialisis tidak dapat melakukannya.

Seseorang yang telah kehilangan 85 hingga 90 persen fungsi ginjalnya mungkin akan melakukan dialisis.

Baca juga: 10 Gejala Gagal Ginjal Stadium 5 yang Perlu Diwaspadai

 

Lalu, apa itu cuci darah?

Ginjal orang yang sehat menyaring sekitar 120 hingga 150 liter darah setiap hari.

Jika ginjal tidak bekerja dengan benar, limbah menumpuk di dalam darah.

Akibatnya, kondisi ini dapat menyebabkan koma dan kematian.

Penyebab mungkin kondisi kronis, atau jangka panjang, atau masalah akut, seperti cedera atau penyakit jangka pendek yang mempengaruhi ginjal.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.