Kompas.com - 24/12/2021, 20:00 WIB

Jika Anda ditemukan memiliki perubahan gen yang meningkatkan risiko kanker ovarium, Anda dapat mempertimbangkan operasi untuk mengangkat ovarium Anda untuk mencegah kanker.

Diagnosa kanker ovarium

Jauh lebih mudah untuk mengobati kanker ovarium ketika dpenyakit ini didiagnosis di tahap awal. Namun, tidak mudah untuk mendeteksinya.

Ovarium terletak jauh di dalam rongga perut, jadi sangat sulit untuk merasakan adanya tumor.

Tidak ada pemeriksaan diagnostik rutin yang tersedia untuk kanker ovarium. Karena itu, Anda perlu melaporkan gejala yang tidak biasa atau persisten ke dokter.

Jika dokter Anda khawatir bahwa Anda menderita kanker ovarium, mereka kemungkinan akan merekomendasikan pemeriksaan panggul.

Melakukan pemeriksaan panggul dapat membantu dokter Anda menemukan adanya tanda-tanda kanker ovarium.

Saat tumor tumbuh, tumor tersebut bisa menekan kandung kemih dan rektum. Dokter Anda mungkin dapat mendeteksi penyimpangan selama pemeriksaan panggul rektovaginal.

Baca juga: 6 Penyebab Nyeri Punggung pada Anak

Untuk mendeteksi kanker ovarium, dokter juga bisa melakukan tes berikut:

1. USG transvaginal (TVUS)

TVUS adalah jenis tes pencitraan yang menggunakan gelombang suara untuk mendeteksi tumor di organ reproduksi, termasuk ovarium.
Namun, TVUS tidak dapat membantu dokter Anda menentukan apakah tumor bersifat kanker.

2. Tes darah

Tes darah dilakukan untuk mengukur kadar antigen kanker 125 (CA-125).

Halaman:

Video Pilihan

Sumber Healthline
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.