Di antara para wanita ini, 60 persen dari mereka mengalami migrain menstrual yang terjadi sebelum maupun saat periode ovulasi dan menstruasi.
Namun, migrain bukan lagi keluhan bagi wanita menopause.
Banyak wanita yang memasuki usia 50 tahunan mulai memiliki fibroid, tumor rahim yang jinak.
Fibroid tumbuh saat tingkat hormon estrogen di dalam tubuh tinggi.
Akan tetapi, fibroid berhenti tumbuh atau menyusut ketika wanita mencapai menopause dan hormon estrogen menurun.
Antropolog Amerika, Margaret Mead, mengatakan bahwa wanita setelah menopause akan merasakan menopausal zest atau semangat menopause.
Menopausal zest menimbulkan dorongan energi baik fisik maupun mental.
Hal ini menjadikan waktu yang tepat untuk wanita merenungkan hidupnya dan apa yang membuatnya bahagia.
Baca juga: Menopause
Setelah melewati usia 50 tahunan dan periode menopause, wanita merasa lebih percaya diri karena tidak harus khawatir tentang mengurus anak karena anak-anak sudah memiliki hidupnya masing-masing.
Mereka juga tidak perlu khawatir tentang jatuh bangun menjalin cinta atau meniti karier. Karena itulah mereka memiliki rasa percaya diri lebih saat menjalani hidup.
Berbagi cerita, pengalaman, dan keluhan saat menopause dengan wanita lain yang turut mengalaminya akan menumbuhkan hubungan yang sehat antar wanita.
Teman sebaya yang memiliki pengalaman yang sama dapat menjadi bantuan emosional.
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.