Kompas.com - 12/05/2022, 15:07 WIB
Ilustrasi biang keringat pada bayi, cara mengatasi biang keringat pada bayi, penyebab biang keringat pada bayi. Shutterstock/Aisylu AhmadievaIlustrasi biang keringat pada bayi, cara mengatasi biang keringat pada bayi, penyebab biang keringat pada bayi.

KOMPAS.com - Biang keringat pada bayi adalah salah satu masalah kesehatan yang kerap muncul, terutama di cuaca panas.

Munculnya bintik-bintik kecil berisi cairan dan ruam kemerahan pada kulit bayi karena biang keringat ini bisa membuat si kecil rewel karena tidak nyaman.

Meskipun terasa gatal dan tidak nyaman, biang keringat biasanya bukan masalah kesehatan serius yang perlu dikhawatirkan.

Baca juga: 6 Cara Mengatasi Biang Keringat secara Alami dan Pakai Obat

Dilansir dari Raising Children, bayi yang baru lahir biasanya rawan mengalami biang keringat karena kelenjar keringatnya belum tumbuh dengan sempurna.

Di luar itu, penyebab biang keringat pada bayi bisa karena kepanasan, pakaian yang digunakan memicu keringat berlebihan, atau si kecil demam.

Simak penjelasan cara mengatasi biang keringat pada bayi berikut kapan perlu waspada dengan masalah kesehatan ini.

Cara mengatasi biang keringat pada bayi

Dilansir dari What to Expect, biang keringat pada bayi biasanya tidak membutuhkan obat dari dokter atau perawatan medis khusus.

Sejumlah cara alami bisa membantu mengatasi biang keringat pada bayi. Berikut beberapa di antaranya:

  • Berikan sabun dengan formula lembut dan air hangat untuk memandikan bayi. Setelah itu, pastikan Anda mengeringkan kulit bayi sampai benar-benar tuntas agar kulit tidak lembap dan biang keringat semakin parah
  • Selama masih ada biang keringat pada bayi, jangan memberikan bedak, minyak, atau losion. Tujuannya agar pori-pori kulit bayi tidak tersumbat dan mencegah biang keringat semakin parah
  • Jaga kulit bayi agar tidak kepanasan. Caranya dengan tidak membawa bayi terlalu lama di luar ruangan saat cuaca panas, menggunakan pendingin udara di dalam ruangan, atau berikan kipas angin tapi arah anginnya jangan langsung diarahkan ke bayi
  • Hindari terlalu banyak menggendong bayi saat biang keringat kambuh, istirahatkan bayi di tikar bermain atau biarkan si kecil berjalan-jalan atau merangkak di sekitar rumah
  • Berikan pakaian yang longgar, menyerap keringat, dan tidak membuat bayi kepanasan
  • Setelah bayi mengeluarkan banyak keringat, seka kulit bayi terutama yang mengalami biang keringat dengan kapas atau waslap yang sudah dibasahi air dingin, lalu tepuk-tepuk ringan. Setelah itu, keringkan
  • Saat memandikan bayi, jangan lupa untuk menjangkau area lipatan kulit sehingga seluruh kotoran dan keringat tidak bersarang di sana dan memicu biang keringat

Setelah menjajal beberapa cara menghilangkan biang keringat pada bayi di atas, masalah kulit ini biasanya bisa sembuh dalam hitungan hari.

Baca juga: 13 Cara Menghilangkan Biang Keringat secara Alami

Kapan perlu waspada dengan biang keringat pada bayi?

Anda perlu waspada apabila biang keringat pada bayi:

  • Bintik kecil-kecil berisi nanah kekuningan atau kehijauan
  • Ruam kemerahan berlangsung lebih dari tiga hari
  • Disertai gejala demam, tidak mau menyusu, atau gejala sakit lainnya

Beberapa kondisi di atas bisa jadi petunjuk bahwa penyebab biang keringat pada bayi tidak terkait cuaca panas atau kepanasan, tapi ada infeksi atau penyakit lainnya.

Baca juga: 10 Penyebab Biang Keringat, Tak Hanya karena Cuaca Panas

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penyebab Hipertensi pada Lansia dan Cara Mencegahnya

Penyebab Hipertensi pada Lansia dan Cara Mencegahnya

Health
7 Herbal yang Berkhasiat untuk Menjaga Kesehatan Jantung

7 Herbal yang Berkhasiat untuk Menjaga Kesehatan Jantung

Health
Pelonggaran Aturan Pakai Masker Bikin Cemas, Begini Cara Mengatasinya…

Pelonggaran Aturan Pakai Masker Bikin Cemas, Begini Cara Mengatasinya…

Health
6 Cara Mencegah Kanker Usus Besar

6 Cara Mencegah Kanker Usus Besar

Health
Update Hepatitis Akut: 4 Orang Bisa Sembuh

Update Hepatitis Akut: 4 Orang Bisa Sembuh

Health
4 Gejala Flu Singapura yang Perlu Diwaspadai

4 Gejala Flu Singapura yang Perlu Diwaspadai

Health
Mengapa Sarapan Penting untuk Kesehatan?

Mengapa Sarapan Penting untuk Kesehatan?

Health
Mengapa Manusia Butuh Protein?

Mengapa Manusia Butuh Protein?

Health
Mengapa Stres Bisa Membuat Kita Jatuh Sakit?

Mengapa Stres Bisa Membuat Kita Jatuh Sakit?

Health
Mengapa Stres Bisa Menganggu Siklus Menstruasi?

Mengapa Stres Bisa Menganggu Siklus Menstruasi?

Health
Pentingnya Vaksin Kanker Serviks

Pentingnya Vaksin Kanker Serviks

Health
Gejala Klamidia, Infeksi Menular Seksual yang Suka Muncul Diam-diam

Gejala Klamidia, Infeksi Menular Seksual yang Suka Muncul Diam-diam

Health
7 Penyebab Hipertensi pada Anak

7 Penyebab Hipertensi pada Anak

Health
Flu Tulang

Flu Tulang

Penyakit
12 Penyebab Hipertensi yang Perlu Diwaspadai

12 Penyebab Hipertensi yang Perlu Diwaspadai

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.