Kompas.com - 22/05/2022, 12:00 WIB

KOMPAS.com - Kanker ovarium bisa menjadi ancaman bagi setiap wanita dan semakin berisiko bagi mereka yang mendekati usia lansia.

Kanker ovarium adalah kanker yang dimulai di ovarium atau jaringan di dekatnya seperti saluran tuba.

Mengutip NHS, siapapun yang memiliki ovarium bisa terkena kanker ovarium, meliputi:

  • Wanita
  • Pria trans
  • Orang non-biner
  • Orang interseks dengan ovarium.

Baca juga: Perbedaan Kanker Ovarium dan Kanker Serviks

Anda tidak dapat terkena kanker ovarium, jika Anda telah menjalani operasi pengangkatan indung telur.

Mengutip Healthline, sejauh ini para pakar belum tahu persisi apa yang menyebabkan kanker ovarium terjadi.

Namun, para peneliti telah mengidentifikasi beberapa faktor risiko yang meningkatkan kemungkinan Anda terkena kanker ovarium.

Mengutip American Cancer Society, memiliki salah satu atau bahkan banyak faktor risiko kanker ovarium tidak berarti Anda akan terkena penyakit tersebut.

Sebab, beberapa orang yang terkena penyakit ini tidak memiliki faktor risiko yang diketahui.

Hanya saja, para peneliti telah menemukan faktor risiko kanker ovarium yang umum terjadi, yaitu jenis kanker ovarium epitelial.

Mengutip jurnal Universitas Airlangga, tumor epitel atau dikenal sebagai kanker ovarium epitel merupakan jenis yang paling umum menyerang dengan persentase sebesar 75 persen.

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.