Kompas.com - 23/05/2022, 07:31 WIB

KOMPAS.com - Beberapa minggu terakhir tercatat banyak kasus hepatitis misterius yang menyerang anak-anak di seluruh dunia.

Terhitung hingga Minggu (22/5/2022), setidaknya ada 600 anak di 34 negara yang terjangkit kasus tiba-tiba yang menyebabkan pembengkakan hati, atau hepatitis akut yang tidak diketahui penyebabnya oleh para dokter.

Berdasarkan Reuters, setidaknya ada 175 anak di Inggris dan 180 anak di Amerika Serikat yang terkena gejala hepatitis dan mayoritas dari mereka berusia kurang dari lima tahun.

Baca juga: Update Hepatitis Akut: 4 Orang Bisa Sembuh

Separah apakah kasus ini?

Di Amerika Serikat, lebih dari 90 persen anak-anak yang terkena hepatitis telah dirawat di rumah sakit.

Sebagian besar telah pulih, tetapi setidaknya lima meninggal menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat.

Di seluruh dunia, lebih dari dua lusin anak membutuhkan transplantasi hati.

Sebagian besar kasus telah dilaporkan sejak April.

Gejala yang sering muncul adalah urin berwarna gelap, tinja berwarna terang, muntah, dan penyakit kuning.

Di Indonesia, terhitung tanggal 19 Mei 2022, ada 10 kasus dugaan hepatitis akut yang belum diketahui penyebabnya berdasarkan pernyataan Mohammad Syahril, Juru Bicara Kementerian Kesehatan (Kesehatan), pada artikel Kompas.com, Jumat (20/5/2022).

Syahril mengatakan bahwa 10 kasus tersebut terdeteksi di 6 provinsi, yaitu DKI Jakarta (4 kasus), Sumatera Barat (1 kasus), Jambi (1 kasus), Bali (1 kasus), Jawa Timur (2 kasus), dan Bangka Belitung (1 kasus).

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.