Kompas.com - 31/07/2022, 21:00 WIB

Penyebab fisik ejakulasi dini sekunder dapat mencakup terlalu banyak minum alkohol dan radang kelenjar prostat (prostatitis).

Mengutip Ro Health Guide, penyebab pasti ejakulasi dini tidak jelas, tetapi disfungsi seksual ini diduga terjadi karena kombinasi faktor psikologis dan fisik.

Faktor psikologis yang menjadi penyebab ejakulasi dini adalah:

  • Kecemasan
  • Riwayat pelecehan seksual atau represi seksual
  • Depresi
  • Citra tubuh yang buruk dan/atau kurangnya harga diri
  • Dorongan seksual menurun
  • Stres
  • Rasa bersalah (yang dapat menyebabkan Anda terburu-buru melakukan aktivitas seksual yang mengarah ke ejakulasi dini)
  • Harapan yang tidak realistis tentang kinerja seksual
  • Masalah hubungan

Baca juga: 3 Teknik Menunda Ejakulasi untuk Cegah Ejakulasi Dini

Beberapa faktor fisik (biologis) yang dapat menjadi penyebab ejakulasi dini adalah:

  • Sensitivitas ekstrem di kepala penis
  • Peradangan pada kelenjar prostat (prostatitis)
  • Memulai atau menghentikan penggunaan obat resep atau obat rekreasional
  • Suatu kondisi yang disebut sindrom nyeri panggul kronis
  • Kelainan hormon tiroid
  • Ketidakseimbangan testosteron

Penuaan dapat menyebabkan perubahan ereksi dan ejakulasi tetapi tidak dianggap sebagai penyebab langsung ejakulasi dini.

Baca juga: 6 Penyebab Ejakulasi Lemah, Pria Perlu Tahu

Diagnosis

Mengutip NHS, sebuah penelitian yang melibatkan 500 pasangan menemukan waktu rata-rata untuk ejakulasi adalah sekitar 5 setengah menit setelah mulai berhubungan seks.

Ejakulasi bisa lebih lama untuk pria yang berhubungan seks dengan pria.

Mengutip Ro Health Guide, International Society for Sexual Medicine (ISSM) menilai Anda mungkin menderita ejakulasi dini, jika:

  • Selalu atau hampir selalu ejakulasi dalam 1 menit setelah penetrasi
  • Tidak dapat mengontrol atau menunda ejakulasi selama aktivitas seksual sepanjang atau hampir sepanjang waktu
  • Sedang mengalami kesusahan, frustrasi, dan/atau menghindari keintiman seksual.

Saat periksa ke layanan kesehatan, mereka akan menanyakan beberapa pertanyaan untuk menentukan apakah Anda menderita ejakulasi dini. Jika demikian, jenis apa (primer atau sekunder).

Baca juga: Untuk Pria, Kenali 5 Penyebab Ejakulasi Dini dan Cara Mengatasinya

Beberapa pertanyaan mungkin termasuk:

  • Berapa waktu antara penetrasi dan ejakulasi?
  • Bisakah Anda menunda ejakulasi?
  • Apakah Anda merasa terganggu, kesal, atau frustrasi dengan ejakulasi dini Anda?
  • Seberapa sering ejakulasi dini terjadi pada Anda?
  • Berapa lama Anda memiliki masalah dengan kontrol ejakulasi?
  • Apakah ini terjadi hanya dengan satu orang tertentu atau setiap pasangan seksual?
  • Apakah ejakulasi dini terjadi setiap kali Anda berhubungan seks?
  • Jenis aktivitas seksual apa (foreplay, masturbasi, hubungan intim, dll.) yang Anda lakukan, dan seberapa sering?
  • Bagaimana ejakulasi dini memengaruhi hubungan seks Anda?
  • Apakah ada sesuatu yang membuat ejakulasi dini Anda lebih baik atau lebih buruk?

Tanya-jawab tersebut diperlukan untuk Anda dan dokter bersama-sama memutuskan cara terbaik untuk mengobati ejakulasi dini Anda.

Baca juga: Mengenal 10 Jenis Hubungan Seks yang Abnormal

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:
Baca tentang

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.