Kompas.com - 12/09/2022, 16:30 WIB

KOMPAS.com - Kentut merupakan hal yang normal dan wajar, bahkan untuk para bayi.

Adanya gas yang menumpuk di dalam perut perlu dikeluarkan melalui kentut.

Meskipun merupakan hal yang biasa, penumpukan gas di dalam perut bayi bisa menyebabkan rasa tidak nyaman bahkan menyakitkan.

Baca juga: Penyebab Sering Kentut dan Cara Mengatasinya

Ketahui apa saja penyebab bayi sering kentut berikut ini.

1. Perkembangan pencernaan

Melansir Medical News Today, pencernaan bayi masih belum berkembang dan masih dalam tahap penyesuaian untuk mencerna makanan.

Healthline juga bahwa jumlah bakteri baik yang membantu dalam proses pencernaan di perut bayi masih sedikit.

Oleh karena itu, terjadi penumpukan gas di dalam perut bayi.

2. Pemberian makanan

Cara memberikan makanan, baik dengan menyusui atau pemberian susu dengan botol akan mempengaruhi jumlah gas di dalam perut bayi.

WebMD merekomendasikan untuk memposisikan kepala bayi lebih tinggi dari perutnya sehingga makanan akan turun ke bagian bawah perut.

Udara juga akan naik sehingga lebih mudah untuk bersendawa.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.