Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Fungsi Rahim dan Cara Menjaga Kesehatannya

Kompas.com - 18/09/2022, 12:00 WIB
Shintaloka Pradita Sicca

Penulis

3. Kehamilan

Mengutip Verywell Health, saat kehamilan berlanjut, rahim tumbuh, dan dinding ototnya menjadi lebih tipis, seperti balon yang ditiup.

Ini membantu mengakomodasi perkembangan janin dan cairan ketuban pelindung.

Pada saat ini, cairan ketuban akan diproduksi pertama kali oleh wanita yang hamil. Kemudian, cairan ketuban diproduksi oleh urin dan sekresi paru-paru bayi.

Baca juga: Rama Sahetapy dan Merdianti Octavia Hadir ke Rumah Duka Ray Sahetapy

4. Persalinan

Mengutip Verywell Health, rahim memiliki fungsi juga untuk mempersiapkan persalinan dengan membuat laposan ototnya berkontraksi selama kehamilan.

Kontraksi selama kehamilan ini dikenal sebagai kontraksi Braxton-Hicks. Kontraksi ini menyerupai kram menstruasi.

Kontraksi akan semakin lebih kuat mendekati persalinan. Rasanya berbeda dengan kontraksi Braxton-Hicks.

Baca juga: Pemutihan Pajak Kendaraan di Jabar, Dedi Mulyadi: Ada yang Nunggak 18 Tahun, Mau Kapan Bayarnya?

Kontraksi kuat otot rahim itu bertujuan untuk mendorong bayi keluar dari rahim dan masuk ke dalam vagina.

Setelah bayi lahir, rahim terus berkontraksi untuk mengeluarkan plasenta.

Rahim masih akan terus berkontraksi dalam beberapa minggu ke depan untuk mengembalikan organ ini ke ukuran normal dan menghentikan pendarahan yang terjadi saat melahirkan.

Baca juga: 4 Makanan untuk Penderita Polip Rahim dan Pantangannya

Struktur

Untuk lebih mengenal fungsi rahim, kita kenali juga struktur dari organ ini.

Mengutip Cleveland Clinic, rahim memiliki dua organ seperti tanduk di bagian atas yang disebut tuba falopi.

Tuba falopi terhubung dengan leher rahim di bagian bawah, yang merupakan bagian yang melebar selama persalinan pervaginam.

Rahim memiliki beberapa bagian, yaitu:

  • Fundus: bagian paling atas dan terluas dari rahim. Ini terhubung ke tuba falopi.
  • Corpus: tubuh utama rahim. Di sinilah telur yang dibuahi sperma ditanam selama kehamilan.
  • Isthmus: bagian rahim antara corpus dan serviks. Di sinilah rahim mulai menyempit atau menipis.
  • Serviks: bagian terendah dari rahim. Serviks atau leher rahim terhubung langsung ke vagina.

Sementara itu, rahim terdiri dari 3 lapisan, yaitu:

  • Perimetrium: lapisan pelindung terluar.
  • Miometrium: lapisan tengah yang sangat berotot. Inilah yang mengembang selama kehamilan dan berkontraksi untuk mendorong bayi keluar melalui vagina.
  • Endometrium: lapisan dalam atau lapisan rahim (uterine lining). Lapisan rahim ini yang meluruh selama wanita menstruasi.

Baca juga: Cara Mengatasi Kemandulan untuk Sukses Mencapai Kehamilan

Cara menjaga kesehatannya

Fungsi rahim sangat penting, sehingga para wanita harus menjaga kesehatan organ ini.

Halaman:
Berikan Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi Akun
Proteksi akunmu dari aktivitas yang tidak kamu lakukan.
199920002001200220032004200520062007200820092010
Data akan digunakan untuk tujuan verifikasi sesuai Kebijakan Data Pribadi KG Media.
Verifikasi Akun Berhasil
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau